Tolak Penggusuran Pasar di Bombana, Seorang Pedagang Nekat Hadang Alat Berat

Penggusuran pasar Bombana
Situasi proses penggusuran kawasan pasar Lama Kasipute, di Kecamatan Rumbia , Kabupaten Bombana, Sultra, pada Kamis (22/7/2021) dok. metrokendari.id

Bombana – Tidak terima bangunan miliknya di gusur, seorang pria tua hadang mobil alat berat yang di gunakan petugas untuk menggusur pasar Lama Kasipute, di Kecamatan Rumbia , Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara ( Sultra).

Terlihat dalam rekaman Vidio di Media Sosial, seorang pria yang berbaju putih itu, berupaya menghadang mobil alat berat yang dikawal ketat oleh Aparat Kepolisian setempat dan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) dalam proses penggusuraa tempat pedagang berjualan memenuhi kebutuhan hidup di Pasar Lama Kasipute.

Berdasarkan informasi yang dirangkum MetroKendari.id, pria tua berbaju putih tersebut bernama Kasmir, salah satu pedangang yang menolak keras proses penggusuran.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat perlakuan tidak adil dari Pemerintah Kabupaten Bombana dimana selama ini pihaknya mengaku taat membayar pajak sebelum terbentuk DOB Bombana.

Kendati demikian Pemerintah Daerah ( Pemda) setempat akan memberikan dana santunan namun pihaknya tetap berisikeras menolak bangunan milik mereka di gusur.

“Dasarnya apa, kenapa mereka mengambil keputusan harga sendirian”, ujar Kasmir kepada awak media, Kamis ( 22/7/2021).

Terlihat beberapa kali Kasmir harus di hadang oleh petugas yang dianggap menghalangi proses penggusuran sehingga pada akhirnya Dewi Fortuna tidak berpihak pada dirinya dan sejumlah pedangang sebab Pasar tempat mereka berjualan kini rata dengan tanah yang tersisah hanya kenangan.

Peristiwa yang memprihatikan itu sontak mendapat kritikan dari berbagai pihak, bagaimana tidak, proses penggusuran tersebut di lakukan dalam situasi penerapan PPKM Mikro.

Pemerintah setempat dianggap tidak mempertimbangkan nasib dan keselamatan masyarakat kecil di masa pandemi ini dan seharusnya pihak kepolisian dan Satpol PP harus menjadi garda terdepan untuk mencega kerumunan dan membantu meringankan beban masyarakat.