Tolak Pembongkaran Keramba, Kantor Wali Kota Kendari Didemo Nelayan

  • Whatsapp
nelayan Petoaha
Demo masyarakat pesisir Petoaha di kantor Wali Kota Kendari, Senin (31/5/2021) Foto. metrokendari.id

Kendari – Puluhan masyarakat nelayan dari kawasan pesisir Petoaha, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar aksi unjuk rasa menolak pembongkaran karamba.

Aksi unjuk rasa itu digelar di Kantor Wali Kota Kendari, pada Senin (31/5/2021) pagi. Dalam tuntutanya, masyarakat nelayan itu menolak rencana pembongkaran keramba milik mereka oleh Pemerintah Kota Kendari.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah harus mempertimbangkan kembali rencana pembongkaran keramba nelayan yang jadi sumber mata pecaharian nelayan di Petoaha. Sebab, jika hal itu sampai terjadi maka bagaimana dengan nasib nelayan, jika sampai itu terjadi,” kata Rudi, koordinator aksi dalam orasinya di kantor Wali Kota Kendari.

Selain itu, Rudi juga meminta kepada Pemkot Kendari untuk mencabut surat edaran terkait rencana pembongkaran keramba nelayan di Petoaha.

“Surat edaran yang sudah diterbitkan dan ditanda tangani oleh Sekda Kota Kendari, kami nilai tidak berpihak terhadap nasib nelayan. Tetapi justru menjadi ancaman dan mencoba untuk menghilangkan sumber mata pencaharian mereka,” tegasnya.

Pantauan metrokendari.id tidak terlihat satupun dari perwakilan Pemkot Kendari yang mau menemui nelayan saat berunjuk rasa di Kantor Wali Kota Kendari.

Hingga berita ini dinaikan, metrokendari.id masih berupaya untuk melakukan konfirmasi terhadap Pemkot Kendari terkait rencana pembongkaran keramba nalayan di Petoaha.