Tim Kopi Johny Hotman Paris Kawal Erlita Perjuangkan Hak Asuh Anak

  • Whatsapp
Hotman Paris Kasus Erlita
Tim Kopi Johny Hotman Paris saat menggelar konferensi pers di Kendari, pada Sabtu (17/4/2021) Foto. metrokendari.id
hotel venus kendari

Kendari – Tim Pengacara Kopi Johny dari Hotman Paris secara resmi memberikan pendampingan hukum terhadap Erlita untuk mengawal atas kasus hak asuh dan  kematian putrinya AP (14) tahun.

Tim pengacara itu datang langsung ke Kota Kendari untuk menemui Erlita dan sekaligus menggelar jumpa pers bersama awak media.

Mereka terdiri dari 6 orang yaitu Putri Maya Rumanti, Sefti Reza, Bambang Edi Dharma, Wahyu Widiyatmiko, Jonathan WP, dan Paramita Amelia.

Pengangkatan tim Hotman Paris itu sebagai kuasa hukum resmi Erlita juga ditunjukan Dalam surat kuasa bernomor 079/SK-PDN/PP&R/IV/2021 tentang Surat Kuasa advokat pada Kantor Hukum Puri dan Partners.

Dalam konferensi persnya, berjanji akan mengawal kasus Erlita dalam mencari keadilan untuk mengungkap kasus kematian anaknya yang diduga tidak wajar.

“Kasus ini sudah sementara dalam proses dan kita tinggal menunggu hasil outopsi dari tim forensik untuk mengetahui penyebab kematian anak klien kami,” ujar Kuasa Hukum Erlita, Putri Maya Rumanti.

Tidak hanya terkait kasus kematian anaknya, tim pengacara itu juga akan terus intens melakukan pengawalan dalam proses persidangan untuk mendapatkan kembali hak asuh anak kliennya.

“Kita bantu sama-sama mengawal sebisa mungkin hingga apa yang menjadi hak ibu Erlita yaitu terkait anak-anaknya bisa kembali kepangkuannya,” ucapnya.

Sementara itu, Erlita menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada tim Kopi Johny dan Hotman Paris yang telah mau membantunya dalam mencari keadilan memperjuangkan hak asuh anaknya saat ini.

“Saya sangat berterima kasih dari pihak Kopi Johny dan Hotman Paris karena telah mau membantu saya dalam memperjuangkan hak-hak saya. Semoga perjuangan ini sesuai harapan dan bisa menyelamatkan anak saya agar mendapatkan tempat dan hidup yang layak,” ucap Erlita dihadapan awak media.