Tersangka Korupsi Izin Tambang PT Toshida Mangkir Lagi dari Jaksa, Satu Izin Sakit

  • Whatsapp
Korupsi Izin Tambang PT Toshida
Asisten Intelijen Kejati Sultra, Noeradi (Foto. Isra Waode/metrokendari.id)

Kendari – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan pemanggilan kepada YSM dan LSO yang merupakan 2 dari 4 orang tersangka dalam kasus korupsi skandal penerbitan izin tambang PT Thosida Indonesia.

Kedua tersangka tersebut adalah LSO, Direktur Utama PT Toshida Indonesia dan YSM, Mantan Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas ESDM Sultra.

Bacaan Lainnya

Asisten Intelijen Kejati Sultra, Noeradi mengatakan, pemanggilan dilakukan secara patuh kepada dua tersangka.

Untuk tersangka LSO saat ini sudah mengirimkan surat keterangan sakit dari dokter. Sedangkan YSM sampai saat ini belum memberikan keterangan kepada penyidik.

“Apabila hari ini mereka tidak hadir kami akan lakukan lagi pemanggilan secara patuh. Tapi mereka belum masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) karena mekanismenya belum sampai disitu. Tapi nanti kalau misalnya tidak sesuai SOP maka akan di tetapkan sebagai DPO,” ujar Noeradi saat di temui awak media di Kantor Kejati Sultra.

Lanjut Noeradi, Pihaknya juga belum dapat memastikan apabila kedua tersangka ini hadir, akan dilakukan penahanan atau tidak. Karena hal itu merupakan wewenang penyidik yang akan disampaikan kepada pimpinan.

Baca Juga : Eks Plt Kadis ESDM dan Mantan Kabid Minerba Sultra Jadi Tersangka Kasus Tambang

Selain itu, dikatakan Noeradi, pihak Kejati juga telah memasukan surat kepada Imigrasi untuk melakukan pencekalan kepada 2 tersangka, yakni LSO dan YSM yang di khawatirkan akan melarikan diri keluar wilayah NKRI.

“Olehnya itu dia tidak bisa menyebrang diluar wilayah NKRI. Sehingga dicegah dulu supaya lebih mempermudah kita manakala nanti dikhawatirkan dia tidak kooperatif dan bahkan nanti melarikan diri,”

Ia mengaku, proses pencekalan sudah berlangsung, bahkan pihaknya juga telah menerima surat penerusan dari Kejaksaan Agung ke Dirjen Imigrasi.

“Sudah lock system Imigrasi di pusat. Disana pake system jadi terintegrasi,” tandasnya.

Baca Juga : Jadi Tersangka, Eks Plt Kadis ESDM Sultra Langsung Ditahan