Soal Insentif Nakes, Ombudsman Sultra: Ini Masalah Serius, Kita Desak Pemda

Ombudsman Sultra
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo (dok. metrokendari.id)

Kendari – Sorotan terkait polemik insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) yang belum dibayarkan oleh pemerintah di Sulawesi Tenggara (Sultra), terus mengalir.

Salah satunya, sorotan itu dikeluarkan oleh Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Sultra yang prihatin adanya masalah pembayaran Insentif Nakes.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo mengatakan, belum terbayarnya insentif Nakes khususnya perawat, merupakan masalah serius yang harus dituntaskan.

“Kami memberikan atensi terhadap masalah ini, karena perawat merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19 di instansi pelayanan kesehatan. Mereka ada di semua lini, baik di ruang isolasi Covid-19 dan di beberapa tempat karantina pasien Covid-19,” ujar Mastri dalam keterangannya kepada metrokendari.id Minggu (11/7/2021).

Baca Juga :Nasib Insentif Perawat Covid-19 Belum Dibayar, PPNI Sultra Desak Pemerintah

Mastri menerangkan, berdasarkan data yang ia peroleh bahwa tercatat selama 10 bulan Nakes belum menerima insentifnya disebagian besar instansi pelayanan dan perawatan pasien Covid-19.

“Insentif yang belum dibayarkan oleh Pemerintah pada Nakes itu kisaran 7-9 bulan. Menurut saya waktu ini sangat panjang dan sangat berpengaruh atas pendapatan Nakes yang sedang bekerja,” terangnya.

Menindaklanjuti masalah itu, lanjut Mastri, Ombudsman Sultra memberikan penekanan dan peringatan terhadap Pemerintah Daerah yang berwenang terkait insentif Nakes untuk segera diselesaikan.