HUT RI 2022

Rusda Mahmud Minta Bupati Kolut Evaluasi Kadisnya yang Ikut Menambang

Rusda Mahmud
Anggota DPR RI Komisi VII Dapil Sultra, Rusda Mahmud
ADVERTISEMENT

Kendari – Anggota DPR RI Komisi VII Dapil Sultra, Rusda Mahmud, menanggapi pernyataan Bupati Kolaka Utara (Kolut) yang dinilai kontroversial soal dugaan oknum Kepala Dinas (Kadis) menambang ilegal.

Menurut Rusda Mahmud, sikap Bupati Kolut dinilai seolah panik pasca menyoroti ada oknum Kadis terlibat menambang secara ilegal.

“Kalau menurut saya sikap seorang Kepala Daerah harus proaktiv mendukung dalam kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh DPR RI. Tetapi ini sebaliknya justru seperti panik ketika saya mengungkap ada oknum Kadis menambang secara ilegal di Kolut,” ujarnya kepada metrokendari.id Kamis (20/5/2021).

Dia menambahkan, Bupati Kolut seharusnya mengambil langkah tepat untuk melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap OPD-nya yang diduga ikut menambang secara ilegal.

“Saya punya bukti semuanya dan kuat. Kalau saya, Bupati harusnya memanggil oknum Kadis tersebut, lakukan evaluasi dan berikan imbauan dan semacamnya. Itu bertujuan untuk menjaga baik pemerintah dan ASN yang ada di Kolut, bukan malah membalas temuan saya dengan menyebut tidak berdasar,” ucap Rusda.

Terkait pengawasan yang ia lakukan, bukan tanpa alasan. melainkan berdasarkan adanya laporan atau keluhan masyarakat yang resah terhadap adanya aktivitas penambangan secara ilegal di daerah Kolut.

“Jadi perlu juga dicatat, saya datang ke Kolut itu melakukan pengecekan dan pengawasan ada dasarnya, yaitu laporan masyarakat. Tugas saya sebagai DPR RI memang punya wewenang untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat, bukan mengada-ngada,” ungkapnya.

Namun kendati demikian, ia tetap memberi jalan dan kebijakan terkait persoalan penambang yang tidak melengkapi dokumen di Kolut. Rusda menyebut siap membantu memfasilitasi untuk melengkapi dokumen perusahaan pertambangan.

ADVERTISEMENT