Resmi, Sultra Kini Punya Stasiun Pengisian Untuk Mobil Listrik

stasiun pengisian kendaraan listriik
Gubernur Sultra, Ali Mazi uji coba stasiun pengisian kendaraan listriik, Senin (17/1/2022) Dok. metrokendari.id

Kendari – Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menunjukan keseriusannya terkait penggunaan kendaraan motor dan mobil listrik untuk pertama kalinya.

Wujud keseriusan itu dapat dirasakan saat Gubernur Sultra Ali Mazi meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kantor PLN ULP Wua-Wua UP3 Kendari, pada Senin (17/01/2022) siang tadi.

Mulai dari Wali Kota Kendar, Sulkarnain Kadir, Bupati Konawe Utara, Ruksamin, General Manager (GM) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselrabar), Awaluddin Hafid serta Manager PLN UP3 Kendari Albert Safaria dan tamu undangan lainnya, turut hadir dalam agenda peresmian yang digelar secara serentak dengan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) regional Sulawesi Maluku Papua Nusa Tenggara (Sulmapana) yang dilaksanakan di lima Kota yakni di Kota Manado, Kendari, Ambon, Labuan Bajo, Mataram, dan Jayapura.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada bapak Presiden RI Joko Widodo, yang begitu antusias dalam mendorong pengunaan motor dan mobil listrik di Indonesia. Sampai tadi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 55 Tahun 2019, demikian juga saya selaku i Gubernur sudah meginstruksi kepada Bupati dan Walikota termasuk para OPD untuk mengunakan kendaraan listrik tersebut,”ujar Ali Mazi.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi kepada pihak PLN yang begitu gigih untuk merealisasikan penggunaan kendaraan listrik. Kemudian juga, kata dia, PLN Sulselrabar hadir langsung untuk memastikan bahwa masyarakat Sultra sangat menyambut baik adanya pengisian pengguna kendaraan listrik tersebut.

“Saya sangat berterimaksih sekaligus mewakili masyarakat Sultra kepada GM PLN Sulselrabar yang telah mendirikan stasiun pengisian kendaran listrik pertama di Sultra. Mudah – mudahan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat secara menyeluruh,”ungkapnya.

Ia juga bertekad akan membangun stasiun pengisian tersebut di semua wilayah di Sultra, minimal di pusat- pusat kota. Namun lebih awal ia akan bersurat kepada Direktur Utama PLN Pusat.

“Kenapa, karena kita tidak tahu apakah para Bupati atau WaliKota sudah memesannya. sebab dari tahun 2021 saya sudah intruksikan hal itu,” katanya.

Menurutnya, perihal tersebut amat luar biasa karena biayanya sangat terjangkau dibandingakan dengan membeli bahan bakar seperti bensin yang cenderung mahal.