Puluhan Warga Blokade Jalan Tambang Eks IUP PT MM di Kolaka Utara

kolaka utara
Aksi warga blokade jalan masuk tambang ke eks IUP PT MM di Desa Sulaho, Kecamatan Lasusua, Kolaka Utara, Sultra, Sabtu (9/7/2022) dok. metrokendari.id

Kolaka Utara – Puluhan warga menggelar aksi blokade jalan di pintu masuk lahan eks Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Mining Maju Desa Sulaho, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Aksi warga itu digelar sebagai bentuk protes terhadap para penambang yang tak kunjung membayar uang kompensasi.

Salah satu perwakilan warga, Ibbang mengatakan, aksi tersebut sudah digelar selama tiga hari menagih janji para penambang terkait uang kompensasi yang tak kunjung dibayarkan.

“Para penambang yang ada di dalam kawasan eks IUP PT Mining Maju sudah melakukan kesepakatan dengan masyarakat terkait kompensasi (uang debu) pada April 2022 lalu. Namun, sejak mereka aktif menambang hingga saat ini tidak pernah terealisasi,” ujar Ibbang saat dihubungi metrokendari.id, Sabtu (9/7/2022).

Kompensasi Disepakati Pada April 2022

Dia menyebut jumlah dana kompensasi yang telah disepakati sebesar Rp 30 juta. Nilai itu disepakati sebelum penambang itu aktif melakukan aktivitasnya.

Baca Juga :Akibat Tambang, Banjir Kembali Terjang Sekolah dan Rumah Warga di Konut

“Masyarakat menuntut agar kiranya uang dampak yang telah disepakati Rp 30 juta pertongkang sebelum aktifitas pertambangan yang berada diwilayah eks. PT. MM dibayarkan. Karena masyarakat selama ini belum pernah tersensentuh uang dampak sama sekali. Sedangakan di Desa lain suda terbayarkan seperti Desa Pitulua, Dusun Labondala Desa Sulaho.