Pulihkan Ekonomi Nasional, OJK Sultra Gelar Bazar Intermediasi di Konawe

  • Whatsapp
OJK Sultra
Kepala OJK Sultra Mohammad Fredly Nasution (kiri) bersama Rektor Universitas Lakidende Prof. Dr. Hj. Rostin, SE,M.Si. (kanan)
hotel venus kendari

Kendari – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra), kemali menggelar kolaborasi dengan Forum Industri Jasa Keuangan (FKIJK).

Kegiatan itu dikemas melalui Bazar Intermediasi yang mengangkat tema Peran dan Inovasi Industri Jasa Keuangan Pulihkan Ekonomi Nasional.

Bacaan Lainnya

Bazar tersebut digelar di Universitas Lakidende, Kabupaten Konawe, pada 3 Juni 2021. Sekitar 270 pelaku UMKM yang berasal dari Konawe dan Kolaka Timur (Koltim) hadir pada kegiatan tersebut.

Kegiatan diawali dengan penyampaian sambutan oleh Rektor Universitas Lakidende Prof. Dr. Hj. Rostin, SE,M.Si.

Dalam sambutannya, Rostin mengapresiasi OJK Sultra yang telah mampu membuat sebuah terobosan untuk mendorong para pelaku UMMKM melalui kegiatan Bazar Intermediasi.

Baca Juga : Percepat Inklusi Keuangan, Pemkot Kendari dan OJK Sultra Bentuk TPAKD

“Diharapkan kegiatan itu dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan jiwa kewirausahaan/entrepreneurship generasi muda, yang nantinya dapat membantu pemerintah dalam pengurangan angka pengangguran, sehingga kedepannya anak-anak muda ini tidak hanya mengharapkan lapangan pekerjaan yang sudah tersedia, namun dapat berkontribusi untuk membuka lapangan kerja baru,” ujar Rostin.

Sementara itu, Kepala OJK Sultra Mohammad Fredly Nasution menerangkan, Business Matching yang tahun ini fokus pada Pemulihan Ekonomi Daerah Pasca Pandemi Covid-19.

“OJK menaruh perhatian besar pada upaya peningkatan akses dan literasi keuangan masyarakat di pelosok negeri, berbagai inisiatif telah kami luncurkan dan terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan,” kata Fredly.

Baca Juga : OJK Sultra Ingatkan Masyarakat Waspada Pinjaman Online Ilegal

Dia menambahkan, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLKI) ke-tiga yang dilakukan OJK Sultrapada tahun 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 38,03% dan indeks inklusi keuangan 76,19%.

“Secara khusus di Sultra Indeks Literasi Keuangan (ILK) sebesar 36,75% dan Indeks Inklusi Keuangan (IIK) mencapai 75,07% (di bawah target nasional). Pemerintah, OJK, Kementerian/lembaga terkait, Industri Jasa Keuangan dan berbagai pihak lain, dan terus meningkatkan edukasi di masyarakat,” terangnya.