PT DSSP Power Kendari Sosialisasikan Budidaya Ikan Laut dengan Keramba Jaring Apung

PT DSSP Power Kendari
Sosialisasi budidaya ikan dan pelatihan pembuatan keramba jaring apung (KJA) di balai desa Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara kabupaten Konawe Selatan

METROKENDARI.ID – PT DSSP Power Kendari menyelenggarakan sosialisasi budidaya ikan dan pelatihan pembuatan keramba jaring apung (KJA) di balai desa Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara kabupaten Konawe Selatan pada Kamis 20 Oktober 2022.

Sosialisasi dan pelatihan dilakukan langsung oleh tim dari PT DSSP Power Kendari bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara yang memaparkan teknik budidaya ikan laut mulai dari tahap persiapan, pembangunan keramba hingga proses panen dan perawatan
Sosialisasi dan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan ekonomi pesisir melalui pemanfaatan sumber daya laut yang menjadi salah satu potensi dan keunggulan Desa Tanjung Tiram serta menhajak mengajak kembali masyarakat Desa Tanjung Tiram untuk melakukan praktik pengelolaan sumber daya laut dengan memperhatikan kearifan lokal seperti halnya budidaya ikan laut dengan metode keramba jaring apung.

PT DSSP Power Kendari berharap dengan adanya program budidaya ikan laut dengan sistem atau metode keramba jaring apung ini dapat memberikan manfaat peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat sehingga mendongkrak taraf kesejahteraan hidup masyarakat Desa Tanjung Tiram. Selain itu dengan beralihnya masyarakat ke budidaya ikan laut dengan mnggunakan Keramba Jaring Apung, perusahaan memiliki harapan agar masyarakat desa tanjung tiramsecara bertahap dapat mulai meninggalkan praktik penangkapan ikan yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan seperti penggunaan jaring pukat dan bom ikan.

PT DSSP Power Kendari bersama dengan pemerintah Desa Tanjung Tiram akan menindaklanjuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dengan pembangunan Keramba Jaring Apung (KJA) bersama sama antara perusahaan, masyarakat, dan aparat Desa Tanjung Tiram.

PT DSSP Power Kendari merupakan Independent Power Producer (IPP) berkapasitas 2 X 50 MW yang menyuplai kebutuhan listrik ke masyarakat serta mendukung sistem kelistrikan di Sulawesi Tenggara.