Polisi Diminta Tegas Usut PT Enam Sembilan Soal Dugaan Penambangan Ilegal

  • Whatsapp
Ketgam: Aktivitas penambangan PT Enam Sembilan di Desa Roraya Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konsel (dok.metrokendari.id)

Konawe Selatan – Aktivitas penambangan ilegal mulai marak terjadi di daerah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tidak hanya dari persoalan Ijin Usaha Pertambangan (IUP), tetapi juga aktivitas penambangan di luar koordinat juga kerap terjadi.

Bacaan Lainnya

Seperti yang terjadi di Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konsel. Sebuah perusahaan diketahui bernama PT Enam Sembilan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tinanggea, diduga tidak mengatongi dokumen lengkap terkait aktivitasnya.

“Aktivitas penambangan oleh PT Enam Sembilan ini diduga ilegal. Sebab dalam melakukan aktivitasnya tidak memiliki IUP yang resmi,” beber Yusmiraj Muhammad, seorang warga yang melaporkan PT Enam Sembilan di Kepolisian, Rabu (24/11/2021).

Tak hanya itu, lanjut Yusmiraj, dia juga mengungkapkan PT Enam Sembilan melakukan aktivitasnya di luar titik koordinat atau lokasi IUP.

Foto. Tumpukan stokfile ore nikel milik PT Enam Sembilan yang siap diangkut.

“Perusahaan ini melakukan penambangan di luar titik koordinat atau di luar IUP,” ungkapnya.

Bahkan bukan hanya itu saja, lanjut Yusmiraj. PT Enam Sembilan juga rupanya diketahui meggarap dan menambang di Lokasi IUP yang telah mati milik PT Kembar Mas.

“PT Enam Sembilan sudah pernah menambang di PT Kembar Mas yang nota bene IUPnya sudah di cabut alias mati (lahan koridor) di wilayah Kecamatan Palangga Selatan dan sudah mengeluarkan 4 tongkang. Lalu kemudian bergeser ke Desa Roraya, menggunakan jetty milik PT  Baula.

Terkait kasus itu, Yusmiraj berharap pihak Kepolisian serius melakukan penindakan dan memposes hukum PT Enam Sembilan karena diduga melakukan ilegal mining secara terang-terangan.

“Kami terima informasi bahwa kasus ilegal mining ini sudah ditindaklanjuti oleh Kepolisian berdasarkan surat aduan kami. Olehnya itu kita berharap kasus ini harus benar-benar serius di proses secara hukum dalam dugaan ilegal mining yang diduga dilakukan oleh PT Enam Sembilan,” pungkasnya.

Hingga berita ini dtayangkan, redaksi metrokendari.id masih berupaya mengkonfirmasi ke pihak PT Enam Sembilan yang dituding melakukan aktivitas penambangan secara ilegal.

Editor. Redaksi