Pincara Sungai Konaweeha Telan Korban Jiwa, Pemda Diminta Cari Solusi

  • Whatsapp
Mobil Tenggelam Konawe
Detik-detik mobil dievakuasi warga usai tenggelam di sungai Konaweeha, Desa Lalonggaku, Kecamatan Bondoala, Konawe, Sultra, Minggu (19/9/2021) sore.

Konawe – Insiden mobil tenggelam di lokasi penyeberangan pincara (rakit) sungai Konaweeha yang memakan korban jiwa pada Minggi (19/9/2021), menarik perhatian publik.

Tidak sedikit warga menyoroti atas insiden tenggelamnya mobil di lokasi penyeberangan pincara yang berada di Desa Lalonggaku, Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, insiden itu bukan baru pertama kalinya terjadi. Hal serupa sudah kerap terjadi beberapa kali dan tercatat 3 kendaraan yang tenggelam di lokasi Pincara tersebut.

Hal itu disampaikan oleh seorang warga bernama Rewan Herwan yang mengomentari sebuah unggahan video mobil tenggelam tersebut.

Ia meminta Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan perhatian serius terhadap rangkaian insiden kecelakaan di lokasi penyeberangan pincara di Desa tersebut.

“Berkaca dari kejadian sebelumnya dan sekarang, upaya dan peran pemerintah daerah dalam menangani masalah ini, atau mungkin pemerintah daerah dan provinsi mengupayakan pembangunan/pembuatan jembatan penyeberangan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” ucapnya.

Komentar lainnya juga disampaikan oleh netizen lainnya bernama Naim, terkait insiden mobil tenggelam tersebut.

Dia juga meminta agar pihak pengelola jasa penyeberangan Pincara untuk melengkapi fasilitas keamanan untuk menjaga keselamatan kendaraan.

“Ini sudah korban ke 3 mobil jatuh dari pincara. Jadi kami mohon kepada pihak pengolola, untuk lebih mempercanggih lagi pincaranya, dengan mengakali atau memasang semacam pembatas. Ketika mobil mau turun di pincara yang sifatnya bisa buka pasang,” harap Naim.

Diberitakan sebelumnya, sebua mobil yang mengangkut 8 orang penumpang tenggelam di Sungai Konaweeha, Desa Lalonggaku, Kecamatan Bondoala, pada Minggu (19/9/2021) sekitar pukul 11.20 Wita.

Dalam peristiwa itu, 5 penumpang selamat sedangkan 3 lainnya ditemukan telah meninggal dunia. Tiga korban yaitu 2 wanita dewasa dan seorang anak berusia 8 tahun.