Pihak Kepolisian Kumpulkan Data Lapangan Usai Puluhan Penonton Pingsan Pada Festival Berdendang Bergoyang

Festival Berdendang Bergoyang
Pihak Kepolisian Kumpulkan Data Lapangan Usai Puluhan Penonton Pingsan Pada Festival Berdendang Bergoyang

METROKENDARI.ID – Pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat sedang memeriksa lokasi Festival Berdendang Bergoyang di Senayan, Jakarta Pusat. Hal ini buntut dari kejadian desak-desakan hingga puluhan penonton pingsan saat acara berlangsung kemarin malam.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Komarudin menyebut saat ini pihaknya tengah menuju lokasi panggung Berdendang Bergoyang. Dia menyebut polisi bakal mendalami fakta-fakta yang ada di lokasi.

“Tim lagi di lokasi untuk mendalami fakta-fakta yang ada di lapangan dan saat ini juga sedang berlangsung pembongkaran,” kata Kombes Komarudin kepada detikcom, Minggu (30/10/2022).

Dia menyebut perkara ini masih dalam proses penyelidikan dan telah memeriksa dua orang berinisial HA selaku penanggung jawab dan HS selaku pihak yang bertanggung jawab soal tata denah lokasi panggung dan booth. Komarudin menyebut jumlah orang yang diperiksa kemungkinan bakal bertambah.

“Jadi kami ini kan baru berita acara interograsi. Tentunya akan kita dalami akan kita lakukan pemeriksaan ke beberapa orang lagi,” ungkapnya.

“Ada dua yang diperiksa. HS dan HA,” tambahnya.

Komarudin juga menyebut kemungkinan soal kejadian tersebut bukan tidak mungkin naik ke tahap penyidikan. Hal itu bila pihaknya menemukan unsur-unsur pidana dari temuan penyelidikan.

“Sekiranya memang ditemukan adanya unsur pidana, maka statusnya akan kita naikan menjadi penyidikan,” ucap dua.

Baca Juga : Beginilah Dahsyatnya Letusan Gunung Tambora, Benua Eropa Tidak Kena Matahari Selama 3 Tahun

Sebelumnya diberitakan, polisi mencabut izin festival musik Berdendang Bergoyang di Istora Senayan, Jakarta Pusat, buntut kericuhan hingga menyebabkan sejumlah orang pingsan. Saat ini, dua penanggung jawab festival musik itu tengah diperiksa polisi.

“Saat ini dua orang penanggung jawab sedang kami mintai keterangan di polres,” kata Komarudin.

Komarudin menyebut dua penanggung jawab itu diperiksa seputar jumlah tiket yang dijual tidak sesuai dengan kapasitas. Tak hanya itu, polisi juga memeriksa surat izin yang dikantongi penyelenggara.