Perusahaan Tambang PT.GMS Minta Maaf ke Warga di Konsel, Ada Apa?

  • Whatsapp
Tambang PT.GMS
Piha perwakilan PT.GMS saat mengelar konferensi pers, Senin (27/9/2021). Foto. Ist

Kendari – PT. Gerbang Multi Sejahtera (GMS) mengaku belum mampu memenuhi ganti rugi atau kompensasi yang diminta masyarakat Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) senilai Rp 3 juta perbulan untuk setiap kepala keluarga terhitung untuk empat desa.

Hal itu terkait adanya kapal tongkang milik PT. GMS yang hampir karam didekat Jetty pada 30 Mei 2021 lalu. Kemudian masyarakat meminta untuk diberikan kompensasi kepada nelayan karena menganggap apa yang terjadi di Jetty tersebut merupakan pencemaran lingkungan yang menyebabkan penurunan pendapatan nelayan.

Bacaan Lainnya

Humas PT. GMS, Airin Shakoya menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Laonti karena pihaknya belum dapat memenuhi permintaan kompensasi tersebut karena pendapatan perusahaan menurun akibat cuaca buruk.

“Kami juga tidak bisa memberikan kompensasi jika tidak jelas dasarnya misalkan pendapat dari pihak yg berkaitan. Jika diberikan kompensasi juga pertanyaanya sampai kapan batas waktunya, karena tidak dijelaskan,” bilangnya, Senin (27/9/2021).

Baca Juga : Kapal Tongkang PT GMS Nyaris Karam, Ore Nikel Tumpah Cemari Laut di Laonti

PT.GMS Janji Realisasikan Dana CSR

Kemudian, kata dia pihaknya masih fokus untuk merealisasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami berharap masyarakat lingkar perusahaan PT. GMS dapat bersinergi dengan baik bersama perusahaan,” ucap Airin.

Sementara itu, Project Manager PT. GMS, Muhammad Haris mengungkapkan pihak perusaahannya juga telah memberikan dampak positif berupa jaminan CSR kepada masyarakat sekitar PT. GMS yang disepakati pihak perusahaan bersama empat kepala desa melalui penandatanganan MOU.

“Sejak 2018 kami sudah ada MOU yang disepakati bersama masyarakat berupa CSR dan bantuan yang diminta oleh masyarkat. Itu dibuat antara masyarakat lingkar tambang dan PT. GMS, yakni empat desa dan sampai sekarang masih berlaku,” beber Haris, Senin (27/9/2021).

Tambahnya terkait dana CSR sebagian telah direalisasikan. Untuk diketahui, PT. GMS sudah merealisasikan CSR perusahaan melalui bantuan sembako di 19 desa dan bantuan masjid di 9 desa. Selain itu, ambulance laut dan bus sekolah tinggal menunggu waktu untuk di antar ke Laonti.

Pihak perusahaan juga sedang menunggu data siswa dan mahasiswa dari pemerintah desa setempat untuk diberikan bantuan pendidikan berupa beasiswa dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.

Baca Juga : Diduga Cemari Laut, DPRD Sultra Desak DLH Konsel Evaluasi Izin PT GMS