Percepat Penanganan Covid-19, Polsek KP3 Bentuk Kampung Tangguh di Kendari

  • Whatsapp
Kampung Tangguh
Kapolsek Kendari, AKBP Didik Erfianto bersama Kapolsek KP3 AKP Jacub Kamaru, resmikan kampung tangguh di Pelabuhan Jayanti, Jumat (26/3/2021) Foto. metrokendari.id
hotel venus kendari

Kendari – Sedikitnya 8 Kampung Tangguh telah dibentuk oleh Kepolisian untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Kota Kendari.

Salah satu lokasi Kampung Tangguh yang diresmikan oleh Kepolisian yaitu Kawasan Pelabuhan Ikan Jayanti, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari.

Kampung Tangguh itu dibentuk oleh Polsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan dan Pelabuhan (KP3) Kota Kendari.

Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto mengatakan, kawasan pelabuhan Jayanti merupakan salah satu sentral pusat perdagangan ikan dengan jumlah pengunjung terbesar. Sehingga, untuk dilakukan upaya pencegahan Covid-19 pihaknya menjadikan kawasan itu sebagai kampung tangguh.

“Dalam seharinya pengunjung mencapai hampir seribu penduduk dalam sehari yang masuk di kawasan pelabuhan itu. Sehingga, dinisiasi oleh Polsek KP3 untuk membentuk posko-posko penanggulangan dan pencegahan Covid-19,” ujar Didik usai meresmikan Kampung Tangguh di kawasan Pelabuha Jayanti, Jumat (26/3/2021).

Didik menyebutkan, sejauh ini tercatat telah sebanyak 8 Kampung Tangguh yang telah di buat di wilayah Kota Kendari.

Kampung Tangguh yang dibuat itu tersebar di beberapa titik di wilayah Kota Kendari yang didirikan oleh Polsek Jajaran Polres Kendari.

“Saat ini sudah ada 8 Kampung Tanggung yang tersebar dibuat di Kota Kendari. Ini merupakan langkah cepat yang dilakukan oleh Polres Kendari dalam penanganan Covid-19,” kata Didik.

Sementara itu, Kapolsek KP3 AKP Jacub Kamaru menjelaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan terhadap warga yang masuk di dalam kawasan pelabuhan Jayanti.

“Kami berharap dengan dibentuknya Kampung Tangguh ini, warga di Pelabuhan Jayanti khususnya dapar jadi pelopor dalam penanganan Covid-19,” jelas ucapnya.

Pada kawasan itu, Jacub juga mendirikan posko kesehatan yang dijadikan sebagai tempat pengecekan suhu tubuh dan pelayanan terhadap pengunjung.

“Kita juga dirikan posko kesehatan, setiap pemgunjung yang masuk wajib kita lakukan pengecekan. Selain itu, posko ini juga berfungsi jika ada pengunjung yang terpapar Covid-19,” pungkasnya.

Laporan. Wayan Sukanta