Percepat Inklusi Keuangan, Pemkot Kendari dan OJK Sultra Bentuk TPAKD

  • Whatsapp
OJK Sultra
Walikota Kendari Sulkarnain Kadir hadiri pembentukan TPAKD di OJK Sultra, Selasa (20/4/2021) Foto. Isra Waode/metrokendari.id
hotel venus kendari

Kendari – Pengurus Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Kendari resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir di Gedung Learning Center OJK, Selasa (20/4/2021).

Sulkarnian mengatakan tugas TPAKD adalah memberikan edukasi kepada masyarakat dan menyaring beberapa lembaga-lembaga penyelenggara jasa keuangan di Kota Kendari untuk dipertemukan dengan pelaku usaha.

Bacaan Lainnya

“Kita mempertemukan antara orang yang ingin berinvestasi dengan masyarakat yang membutuhkan permodalan,” ujarnya.

Menurut Sulkarnain, tim ini memiliki fungsi yang penting karena banyak lembaga-lembaga yang tidak resmi dan tidak akuntabel yang tidak berniat untuk meningkatkan ekonomi.

“Tetapi berniat mendapatkan keuntungan sesaat dan membuat masyarakat kita menjadi korban dari sistem yang tidak legal,” tuturnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution mengatakan pembentukan TPAKD adalah dalam rangka meningkatkan keuangan masyarakat kepada lembaga jasa keuangan.

“Targetnya itu 1000 UMKM, itu yang dibutuhkan lembaga jasa keuangan.

Selain itu, Fredly menjelaskan, edukasi, literasi dan inklusi keuangan sudah menjadi satu paket. Pasalnya, jika dia teriklusi tentunya terliterasi dan apabila terliterasi dia tidak bisa memilah-milah produk keuangan.

“Produk-produk keuangan mana yang cocok untuk dia, yang bisa menopang kinerja dia untuk lebih baik lagi,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Fredly untuk tahun 2019 tingkat inklusi di Kota Kendari sudah mencapai target berdasarkan hasil survei nasional sudah mencapai 75,67 persen.

“Jadi diatas target 75 persen. Tingkat literasi juga 36 persen dan diatas target 35 persen,” imbuhnya.

Kendati demikian, hal tersebut harus terus di dorong agar target 90 persen tingkat inklusi dapat tercapai di 2024.

“Yang belum harus terus kita kejar agar target pak Presiden 90 persen itu bisa tercapai,” tutupnya.