Pemprov Sultra Siaga Prokes Jelang Kedatangan Presiden Jokowi ke Kendari

  • Whatsapp
Presiden Jokowi ke Kendari
Ketua Satgas Covid-19 Sultra, Nur Endang Abbas (kanan). Dok. metrokendari.id
hotel venus kendari

Kendari – Satgas Penanganan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid 19) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar rapat koordinasi terkait teknis pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Kadin Indonesia ke VIII yang akan dilaksanakan ditengah pandemi.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Sultra, Nur Endang Abbas mengatakan rapat itu menekankan bagaimana teknis pelaksanaan kegiatan kunjungan bapak Presiden RI yang datang di Sultra dalam
keadaan pandemi.

Bacaan Lainnya

“Sehingga protokol kesehatan itu betul-betul diperketat,” ujarnya usai rapat koordinasi di Posko Satuan Tugas Covid-19 Sultra, Sabtu (26/6/2021).

Peserta Munas Wajib Tes Swab

Ia menjelaskan, semua peserta yang berasal dari luar daerah harus di swab dan tentunya harus negatif. Kemudian hari esok nya ketika memasuki area kegiatan peserta diwajibkan antigen.

“Setiap hari, setiap peserta di Munas yang datang diruangan apabila meninggalkan ruangan ke toilet saja itu masuk di antigen lagi. Jadi semua itu ketat sekali,” terangnya.

Baca Juga : Buka Munas Kadin 2021, Ini Jadwal Agenda Presiden Jokowi di Sultra

Lanjut Nur Endang, Presiden RI akan hadir di beberapa tempat untuk melakukan kunjungan kerja, yakni meninjau kolam retensi yang berada di Kota Kendari.

“Dan kemudian semua yang dilalui Presiden baik jalan maupun tempat-tempat, mines 3 jam beliau datang itu sudah di semprot disinfektan. Lalu ditempat acara untuk di Bahteramas karena disana ada pertemuan dengan Forkopimda sesudah meninjau tempat pelaksanaan vaksin di aula Bahteramas itu hanya 57 orang yang hadir tambah Presiden jadi sekitar 60 orang untuk kapasitas ruangan sekitar 800 orang,” paparnya.

Tak hanya itu, kursi dalam ruangan itu juga berjarak 2 meter antara kursi yang satu dengan kursi yang lain nya.

Selain itu, dia kembali menegaskan, siapa pun peserta yang akan hadir dalam pertemuan dengan Presiden diwajibkan PCR mines 1 kali 24 jam.

“Jadi kita semua yang hadir akan di PCR tanggal 29 pagi dari pukul 7.00 sampai pukul 9.00 Wita. Dan itu dibatasi yang tadinya sampai 100 orang di daftar undangan kemudian diperketat lagi untuk Sultra ini kami pesertanya hanya 57 orang tambah rombongan Presiden,” imbuhnya.

Baca Juga : Panitia Tegaskan Munas Kadin 2021 di Sultra Diterapkan Sesuai Prokes

Sementara itu, kata dia, untuk kapasitas di Al- Alam yang sangat luas hanya 100 orang yang bisa memasuki area tersebut.

“Kadin yang terlibat secara keseluruhan untuk taat terhadap protokol kesehatan dan bagi masyarakat yang memiliki pandangan terkait kedatangan Presiden adalah sebuah anugrah bagi pemerintah provinsi yang tentunya dapat melihat secara langsung hasil-hasil pembangunan serta dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat Sultra,” tandasnya.