Operasi Pekat, Polisi Akan Razia Prostitusi Hingga Premanisme di Kendari

  • Whatsapp
Operasi Pekat
Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto (kiri) Dok. metrokendari.id

Kendari – Polres Kendari dan personel jajarannya saat ini tengah gencar menggelar kegiatan razia dengan nama Operasi Pekat Anoa 2021.

Operasi itu akan berlangsung selama 14 hari terhitung sejak 23 Maret sampai dengan 11 April 2021.

Bacaan Lainnya

Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto mengatakan, operasi itu digelar untuk menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif terbebas dari gangguan kejahatan.

“Operasi ini digelar terpusat dan serentak di seluruh Indonesia menjelang bulan suci ramadhan. Sasaran operasi ini ada beberapa yaitu Narkoba, Prostitusi, Miras, Curanmor, Senjata tajam dan premanisme,” ujar Didik kepada metrokendari.id di Polres Kendari, Sabtu (27/3/2021).

Terkhusus prostitusi, pihaknya juga gencar melakukan razia terhadap pasangan yang bukan suami istri di beberapa hotel di Kota Kendari.

Demikian halnya juga dengan premanisme, Didik menyampaikan akan menindak tegas jika ditemukan seseorang di jalanan melakukan pemalakan dengan kekerasan.

“Kita tidak main-main, dalam operasi Pekat 2021 ini akan ditindak tegas sesuai aturan undang-undang, jika ada yang melakukan perbuatan melawan hukum,” tegas Didik.

Mantan Kapolres Wakatobi itu berharap, Kota Kendari menjadi daerah yang aman bebas dari kasus kejahatan-kejahatan konvesional. Olehnya itu, dia juga meminta kerja sama masyarakat untuk berani menyampaikan informasi jika ada terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Kami dari Kepolisian berharap besar, Kota Kendari yang kita cintai ini menjadj nol kasus kejahatan, agar warga kita dapat hidup aman dan tentram,” pungkasnya.

Laporan. Wayan Sukanta