Napi Pengendali Narkoba Jaringan Lapas Akhirnya Diamankan BNNP Sultra

  • Whatsapp
Narkoba Lapas
Napi Lapas saat diserahkan ke BNNP Sultra, Sabtu (12/6/2021) Foto. Isra Waode/metrokendari.id

Kendari – Pengungkapan kasus peredaran narkotika jaringan Lapas, akhirnya berhasil dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Napi yang berperan sebagai pengendali narkoba dari dalam Lapas itu berinisial R dan langsung dibawa ke kantor BNNP Sultra.

Bacaan Lainnya

Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Sabaruddin Ginting mengatakan, Napi itu diamankan, setelah pihaknya menangkap seorang pendegar sabu di Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari berinisial A.

“Awalnya BNNP menangkap seorang pengedar di Wua-wua, lalu dilakukan pengembangan bahwa paket sabu itu diperoleh dari seorang Napi dalam Lapas Kendari. Kemudian kita berkoodinasi dengan Kepala Lapas,” ujar Sabaruddin Ginting.

Setelah melalui proses pemeriksaan, pihak Lapas Kelas II A Kendari, langsung membawa Napi tersebut ke BNNP Sultra.

Napi itu kemudian diserahterimakan yang disaksikan langung oleh Kepala BNNP Sultra dan Kepala Lapas Kelas II A Kendari.

“Ini merupakan berkat kerja sama yang baik antara BNNP dan Lapas, sehingga Napi tersebut berhasil kita amankan,” kata Sabaruddin Ginting.

Jenderal Polisi Bintang satu itu menjelaskan, keterlibatan Napi lapas itu berperan sebagai pengendali dalam setiap transaksi narkotika melalui komunikasi telepon selular.

Baca Juga : Penangkapan Kasus Narkoba Meningkat, Rutan Polda Sultra Mulai Over Kapasitas

“Dalam modus operandinya, Napi ini sebagai pengendali yang mengarahkan kemana sabu itu akan diantarkan melalui pengedar atau kurir yang sudah bekomunikasi dengannya lewat telepon selular,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Kendari, Abdul Samad Dama, juga mengapresiasi langkah BNNP Sultra dalam memberantas peredaran narkoba.

Dia menegaskan, jika ada Napi Lapas yang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba, pihaknya akan menindaklanjutinya.

Baca Juga : BNN Sultra Tangkap Kurir Narkoba di Kendari, 2 Kg Sabu Disita Petugas

“Ini merupakan sebagai salah satu bukti bahwa setelah kita MOU, tidak hanya selesai diatas kertas, tapi betul-betul kita laksanakan. Kalau terbukti langsung kita tindak dan serahkan ke yang berwajib,” tandasnya.