KONI Sultra Janji Bonus Atlet Dibayarkan Tidak Lewat Tahun Ini

  • Whatsapp
Atlet PON
Altlet Sultra peraih medali di PON XX Papua

Kendari – Menanggapi perihal tak kunjung diserahkannya bonus atlet yang meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 lalu, Sekretaris KONI Sultra, Tahir Lakimi tegaskan bahwa penyerahan bonus atlet tidak akan menyeberang tahun 2021.

Tahir menjelaskan, atlet yang meraih medali emas tetap akan mendapatkan uang tunai senilai Rp 100 juta, perak Rp 75 juta dan perunggu Rp 50 juta. Dan semua tidak akan ada pengurangan. Tinggal bagaimana cara pengaturanya, yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang disediakan oleh Pemprov Sultra melalui APBD Perubahan.

Bacaan Lainnya

“Biasanya kan pandangan publik jika Rp 100 juta itu dibagikan kebeberapa atlet, akan tetapi yang mesti diluruskan bahwa besaran bonus tersebut dibagikan ke masing- masing atlet,” tagasnya.

Sementara itu, ia juga menambahkan jika Stadion Lakidende saat ini masih dalam proses pengerjaan dan sejumlah alat berat sudah dikerahkan.

Tidak hanya itu, bahkan di sekitaran area stadion tersebut juga telah di bangun kolam renang berstandar nasional yang diperkirakan akan selesai akhir tahun 2021.

“Lahan untuk pembangunan Stadion kemarin sempat bermasalah namun yang sementara dibangun dulu di bagian utara dan sudah berjalan pengerjaanya,” terangnya.

Selain itu, sarana olahraga lain yang bersifat indor lainya seperti GOR Pemuda di jalan Sao- sao perkembangannya saat ini masih dalam tahap pengerjaan dengan kapasitas dapat menyelenggarakan 9 cabang olahraga sekaligus.

“Jadi GOR Pemuda yang sekarang letsknya disamping Perpustakaan Nasional masih dalam tahap pengerjaan dan kita kawal terus perkembangan agar dapat digunakan dalam waktu dekat ini,”

Sebagai bentuk perhatian, lanjut dia, KONI Sultra terhadap kemajuan olahraga maka pihaknya akan menambah satu Cabor lagi yang dapat mengikuti ivent resmi seperti Cabor Binaraga.

“PBVI kita harap dia langsung berpartisipasi di Porprov 2022 nanti, dan ini tidak lagi
perdebatan karena Cabor Binaraga merupakan salah satu yang nantinya akan dipertandingkan. tinggal dilihat bagaimana teknisnya nanti,” pungkasnya.