Komplotan Begal yang Resahkan Warga Kendari Akhirnya Ditangkap Buser 77

  • Whatsapp
Buser 77 tangkap begal
Dua pelaku dan BB pedang samurai yang diamankan oleh Polisi, Rabu (10/3/2021) Foto. metrokendari.id

Kendari – Dua pelaku spesialis pencurian sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial SA (19) dan SF (19) tahun, akhirnya ditangkap oleh tim Buser 77.

Kedua pelaku yang masih remaja itu ditangkap setelah kembali mencuri sebuah sepeda motor milik warga yang ditinggal Shalat subuh di Jalan Pasar Baruga, Kota Kendari.

Bacaan Lainnya

“Kita terima laporan dari seorang warga (korban) bahwa motornya dicuri saat sedang shalat subuh pada 23 Februari lalu. Kita lakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku SA dan SF, pada Selasa (9/3/2021),” ujar Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP I Gede Pranata Wiguna kepada metrokendari.id Rabu (10/3/2021).

Berdasarkan hasil iterogasi, lanjut Gede, keduanya merupakan spesialis Curanmor dengan target motor yang ditinggal shalat subuh di masjid.

“Jadi pelaku ini memang menyasar sepeda motor yang parkir di masjid saat pemiliknya sedang Shalat subuh. Tidak hanya TKP di Baruga, pelaku juga pernah beraksi di Jalan Martandu, Kelurahan Anduonohu dengan modus yang sama,” jelas Gede.

Gede mengungkapkan ternyata kedua pelaku juga merupakan pelaku begal yang sudah pernah beraksi sebanyak 8 TKP di wilayah Kota Kendari bersama seorang pelaku lainnya berinisial AN.

Terungkapnya hal itu setelah Polisi menemukan beberapa mata busur dan dua buah senjata tajam (Sajam) berupa pedang samurai dari tangan pelaku.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya ternyata pelaku begal yang merupakan jadi Target Operasi (TO) oleh Polisi. Pelaku itu sudah beberapa kali membegal para korbannya di Teluk Kendari, Jembatan kuning dan di genjeran,”ungkap Gede.

Kini kedua pelaku beserta barang bukti (BB) sepeda motor serta beberapa buah mata busur dan pedang samurai diamankan di Polres Kendari untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Keduanya sudah ditetapkan jadi tersangkan dan langsung ditahan di Polres Kendari. Para pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara,” pungkasnya.

Laporan. Wayan Sukanta