Kemenag Kendari Sosialisasi Penerapan Prokes Salat Id di Tengah Pandemi

  • Whatsapp
Kemenag Kendari
Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari, Zainal Mustamin (Foto. Isra Waode/metrokendari.id)

Kendari – H-14 pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di tengah Pandemi Covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui Kepala KUA dan penyuluh-penyuluh agama terkait penerapan protokol kesehatan di Masjid yang menjadi titik pelaksanaan Sholat Idul Fitri.

“Kita akan berkoordinasi dengan pemerintah dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui penyuluh-penyuluh agama terkait penerapan protokol kesehatan disemua Masjid yang akan menjadi titik pelaksanaan sholat Id,” Kata Kakan Kemenag Kota Kendari, Zainal Mustamin saat ditemui awak media usai rapat persiapan Idul Fitri di Kantor Kemenag Kota Kendari, Kamis (29/4/2021).

Bacaan Lainnya

Selain itu, lebih lanjut dikatakan Zainal, pihaknya akan mengantisipasi khutbah yakni seragam yang disiapkan dengan durasi waktu 10 sampai 15 menit.

“Supaya bisa menjadi pegangan dari petugas dan panitia jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ini bisa digunakan supaya tidak menjadi halangan kalau khatib nya tidak datang tetap jadi dilaksanakan. Jadi kita terus sosialisasi ya,” paparnya.

Zainal menyebutkan, 104 titik pelaksanaan Sholat Idul Fitri tahun lalu di seluruh Kota Kendari akan tetap dibuka dan ditambah dengan Masjid-masjid yang ada di kompleks perumahan di perbolehkan melakukan Sholat Id.

“Jadi boleh jadi bukan 104 tetapi lebih dari itu,” ucapnya.

Kendati demikian, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memecah kerumunan agar tidak terjadi penumpukan disatu titik sehingga dapat memecah di Masjid-Masjid dan lapangan yang dibuka untuk pelaksanaan Sholat Id.

“Dan sambil menunggu, hasil sidang isbat itu yang akan dilaksanakan Mentri Agama pada tanggal 11 Mei nanti,” imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk melakukan pendampingan dalam memastikan penerapan protokol kesehatan pihaknya bersama dengan satuan pengamanan baik Polri maupun Polisi Pamong Praja akan melakukan monitoring memantau sampai malam hari sebelum pelaksanaan Sholat Idul Fitri.