Kembangkan Potensi Daerah, Perda Wisata Resmi Disosialisasikan di Butur

  • Whatsapp
Wisata Butur
Anggota DPRD Sultra, Muniarty M. Ridwan, mensosialisasikan Perda Wisata dan Ekonomi Kreatif di Desa Malalanda, Kecamatan Kulisusu, Jumat (11/6/2021) Foto. Shun Waode/metrokendari.id

Buton Utara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Muniarty M. Ridwan bersama Dinas Pariwisata mulai mensosialisasikan Perda pengembangan dan perlindungan ekonomi kreatif.

Kegiatan sosialisasi Perda itu digelar di Desa Malalanda, Kecamatan Kulisusu, Butur.

Selain Dinas Pariwisata, DPRD Butur juga bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan, Desa dan Organisasi Dekranasda dalam sosialisasi Perda tersebut.

Dalam sosialisasi itu, Muniarty M Ridwan mengatakan, Desa Malalanda dipilih menjadi lokasi awal sosialiasi Perda, karena memiliki potensi wisata.

“Kenapa Desa Malalanda menjadi tujuan utama ? Karena untuk memperkuat rencana pengembangan wisata pantai dan wisata kuliner. Beberapa pekan lalu Desa ini telah dicanangkan persiapan sebagai Desa wisata,” ujar Muniarty saat memberikan sambuatan di hadapan warga, Jumat (11/6/2021)

Dia meminta dengan dimulainya disosialisasikan Perda itu, Dinas Pariwisata agar dapat melaksanakan dan memberikan perlindungan dan pengembangan ekonomi kreatif terhadap masyarakat.

“Kita harus pahami dulu Perda perlindungan, bagaimana cara pengembanganya supaya bisa kita lakukan sesuai dengan faktor keunggulan Kabupaten Butom Utara,” ucapnya.

Baca Juga : Lantik TP PKK Butur, Bupati Minta Pengurus Saling Bersinergi

Muniarty mengungkapkan, banya potensi wisata di Desa Malalanda yang dapat dikembangkan. Seperti tenun, agro wisata dan beberapa jenis lainnya.

“Itulah alasan saya dengan menghadirkan 3 kelompok ini, agar dapat mensosialisasikan pengembangan ekonomi kreatif lebih umum kepada masyarakat Butur,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Butur, Harlin Hari, mendukung  program ekonomi kreatif. Sebab, adanya desa wisata pantai dan wisata kuliner dapat membawa nama daerah Butur tampil promosi dikanca nasional maupun internasional.

“Jadi mari kita bergandeng tangan, mengeluarkan inspirasi dan kolaborsi antara beberapa aktor yang berperan dan melibatkan beberapa kaum intelektual, akademisi dan beberapa Kepala OPD yang terlibat dan bisa mendukung dan membantu masyarkat,” kata Harlin Hari.

“Sehingga bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan, ide- ide masyarakat yang selama ini tidak muncul. Kita berharap ide ide itu bisa lahir sehingga menciptakan kreatifitas,” tutupnya.