Kapolda Sultra Perintahkan Langsung Bid Propam Tindak Tegas Oknum Polisi Penganiaya Wartawan

  • Whatsapp
Kekerasan wartawan di Kendari
Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra (Dok. metrokendari.id)
hotel venus kendari

Kendari – Kasus dugaan kekerasan terhadap wartawan yang terjadi baru-baru ini di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berbuntut panjang.

Oknum Polisi yang melakukan dugaan kekerasan itu nampaknya saat ini telah diambil alih dan diproses oleh Polda Sultra.

Bacaan Lainnya

Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol Yan Sultra, juga telah memerintahkan secara langsung Kabid Propam Polda Sultra untuk melakukan proses pemeriksaan terhadap oknum Polisi yang melakukan kekerasan terhadap seorang wartawan di Kendari.

“Saya sudah perintahkan langsung Kabid Propam ambil alih kasusnya. Agar menindak tegas oknum Polisi yang memukul wartawan, sesuai dengan aturan berlaku,” tegas Jenderal Polisi bintang dua itu saat dihubungi metrokendari.id Jumat (19/3/2021).

Kapolda Sultra juga memastikan, selama proses berjalan akan transparansi terhadap penanganan kasus tersebut dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Kasus ini sudah ditangani oleh Bid Propam Polda Sultra dan sedang dalam proses pemeriksaan. Jika terbukti melakukan pelanggaran, maka akan diberi sanksi sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Orang nomor satu di Polda Sultra itu juga menyampaikan permintaan maafnya atas terjadinya insiden kekerasan yang menimpa seorang wartawan di Kendari.

“Saya juga prihatin atas kejadian itu, namun ini akan jadi atensi buat institusi kami agar hal demikian tidak terulang lagi. Wartawan adalah mitra kami di Kepolisian, tentu ini harus dijaga baik-baik,” ucap Kapolda Sultra.

Sementara itu, Kapolres Kendari juga ikut memantau langsng dalam proses pemeriksaan di Bid Propam Polda Sultra terhadap oknum Polisi tersebut.

Hal itu dilakukan, untuk memastikan proses pemeriksaan benar-benar berjalan terhadap anggotanya yang telah melakukan pelanggaran.

Diberitakan sebelumnya, seorang jurnalis dari salah satu media cetak di Kota Kendari diduga jadi korban penganiayaan oleh oknum anggota Polisi.

Peristiwa itu terjadi saat korban sedang meliput aksi unjuk rasa yang berlangsung di kantor BLK Kota Kendari, pada Kamis (18/3/2021) siang.

Laporan. Wayan Sukanta