Jelang Munas Kadin, Anton Timbang Mantapkan Koordinasi di Pusat

  • Whatsapp
Munas Kadin
Koordinator Media Center Kadin Sultra, La Ode Rahmat Apity
hotel venus kendari

Kendari – Jelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ke VIII yang akan digelar di salah satu hotel terbesar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 30 Juni mendatang, Kadin Sultra telah melakukan berbagai persiapan untuk mensukseskan kegiatan yang dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Presiden RI itu.

“Kita melakukan persiapan-persiapan teknis, mematangkan kerja-kerja dilapangan. misalnya urusan transportasi, urusan hotel, urusan atribut. Lalu juga hari ini pak Anton Timbang ke Jakarta untuk berkonsultasi dengan Kadin pusat tergantung dengan ran down acaranya. Mungkin setelah beliau pulang baru nanti beliau akan paparkan konsep acaranya seperti apa,” ujar Koordinator Media Center Kadin Sultra, La Ode Rahmat Apity saat di temui di kantor Kadin Sultra, Rabu (9/6/2021).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Rahmat mengatakan sebagai tuan rumah, Kadin Sultra tidak hanya berpangku tangan akan tetapi pihaknya terus menyiapkan diri untuk melayani teman-teman Kadin dari seluruh Indonesia, mulai dari menyiapkan 7 hotel kawasan bisnis di Kota Kendari, transportasi dan lain sebagainya.

“Dengan peserta misalkan kita berasumsi satu provinsi misalnya 10 orang kali 34, yah sudah lebih dari cukup lah 7 hotel kawasan bisnis di Kota Kendari ini. Sudah kita konfirmasi mereka siap dan mereka juga mempersiapkan diri untuk menyambut tamu undangan Kadin nanti,” katanya.

Baca Juga : Panitia Lokal Permantap Persiapan Jelang Munas Kadin ke-8

Rahmat menyebutkan, peserta yang diwajibkan hadir pada acara Munas Kadin mendatang sebanyak 102 orang, masing-masing provinsi se Indonesia diwakili oleh 3 orang peserta dan lainnya hanya sebagai rombongan pengurus.

“Tentu kalau peserta wajib setiap provinsi itu 3 orang di kali 34 berarti 102 orang ditambah yang lain kan rombongan pengurus. Kita asumsikan saja paling banyak 10 orang satu provinsi karena teman-teman Kadin lainnya juga kan menyadari kalau ini situasi Covid gak mungkin datang rame-rame. Pasti yang datang itu peserta wajib,” paparnya.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan Munas Kadin nanti menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dimana, setiap peserta yang masuk ke dalam hotel tempat diselenggarakannya kegiatan tersebut diwajibkan mengikuti rapid test terlebih dahulu.

Baca Juga : Sultra Tuan Rumah Munas Kadin 2021, Peluang Untuk Promosikan Potensi Daerah

“Setiap peserta yang masuk di hotel itu di rapid. Nanti ada tim medis yang tangani dan termaksud yang masuk diarena Munas. Jadi teman-teman wartawan juga nanti kalau masuk di hotel itu pasti ada rapid,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap dengan diselenggarakannya Munas Kadin di Sultra akan meningkatkan perputaran ekonomi misalnya dibidang transportasi, hotel dan makanan.

“Jadi dihotel itu peserta hanya ditanggung makan pagi. Siang malam itu nanti disebar di UMKM kami. Terserah mereka mau milih yang mana sehingga bukan hanya pihak hotel yang mendapat rejekinya. Jadi kita siapkan saja makan paginya nanti dibuatkan buku panduan makan ada daftar-daftar tempat makan nanti ada LO nya yang antar,” terangnya.

Menurut Rahmat, hal itu dilakukan agar perputaran ekonomi terdistribusi dengan baik dan tidak hanya dimonopoli oleh pihak hotel.

Selain itu, dikatakan Rahmat, UMKM yang hendak mengikuti pameran untuk memasarkan produk-produknya bisa berkoordinasi dengan pihak Dekranasda.

“Untuk pameran itu kita bekerja sama dengan Dekranasda. Mereka yang kita percayakan untuk menghandel itu. Jadi kalau ada kawan-kawan yang mau apa silahkan berkomunikasi dengan pihak Dekranasda,” pungkasnya.