Jelang Larangan Mudik, Penumpang di Pelabuhan Kendari Padat Merayap

  • Whatsapp
Mudik Lebaran
Antrean penumpang yang mudik di pelabuhan Nusantara Kendari tujuan Raha, Rabu (5/5/2021) Foto. Isra Waode/metrokendari.id
hotel venus kendari

Kendari –¬†Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), telah secara resmi menerbitkan surat edaran larangan mudik lebaran yang mulai berlaku pertanggal 6 Mei 2021.

Dalam isi surat tersebut mengaskan larangan mudik antar Provinsi maupun Kabupaten/ Kota di Sultra. Larangan mudik itu berlaku untuk jalur darat dan laut.

Bacaan Lainnya

Namun meski demikian, pasca dikeluarkannya surat edaran itu arus mudik masih tetap terjadi pada beberapa jalur penyeberangan laut.

Beberapa pelabuhan yang ada di wilayah Sultra sudah mulai dipadati oleh para pemudik. Salah satunya di pelabuhan Nusantara Kendari.

Pantauan metrokendari.id pada Rabu (5/5/2021) pagi, intensitas pemudik di pelabuhan penyeberangan Kendari Raha itu terus meningkat. Bahkan para penumpang rela berdesak-desakan agar dapat masuk ke dalam kapal.

Tidak ada lagi penerapan protokol kesehatan maupun menjaga jarak terlihat di pelabuhan tersebut. Petugas yang ada di lokasi itupun tidak dapat berbuat banyak.

Bahkan tidak hanya itu, sejak pemerintah akan menerbitkan larangan mudik, tiket pun habis terjual dalam waktu singkat.

Seorang calon penumpang kapal di pelabuhan Nusantara Kendari, Ahmad mengaku tidak kebagian tiket karena sudah habis lebih dulu.

“Iya tiketnya sudah habis, padahal saya sudah datang pagi-pagi sekali, tapi petugas loket bilang sudah habis,” kata Ahmad saat ditemui metrokendari.id

Namun untuk sebagian calon penumpang tidak kehabisan akal. Agar mendapat kursi dan tidak diambil oleh penumpang lainnya, kursi tersebut ditempelkan dengan berbagai tulisan.

Tim metrokendari.id yang berhasil masuk ke dalam kapal telrihat banyak tulisan nama-nama pejabat tertempel di kursi penumpang kapal. Karena adanya tulisan itu, penumpag lain tidak berani menempati kursi tersebut.

Kondisi lainnya juga terjadi di pelabuhan Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Ribuan warga terus memadati pelabuhan tersebutyang akan mudik ke Kabupaten Muna.

Hal itu terlihat dengan antrean kendaraan roda dua yang cukup panjang di kawasaan pelabuhan Torobulu.