Jalin Keakraban, Petugas dan Tahanan di Rutan Kendari Gelar Makan Bersama

  • Whatsapp
Rutan Kendari
Acara makan bersama petugas dan tahanan di Rutan Kendari, Selasa (14/9/2021) Foto. Yondris Puamalo/metrokendari.id
hotel venus kendari

Kendari – Dalam rangka membangun kebersamaan melalui pendekatan humanis, seluruh pegawai Rumah Tahanan Negara ( Rutan) Kelas IIA Kendari, menggelar makan bersama 672 Warga Binaan, Selasa (14/9/2021) pagi tadi.

Pada acara makan bersama tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham, Sulawesi Tenggara (Sultra), Silvester Sili Laba.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Silvester Sili Laba mengungkapkan, ia sangat mengapresiasi program pendekatan humanis yang dilakukan di Rutan Kelas IIA Kendari. Kendati, kegiatan tersebut sering dilakukan namun untuk kali ini merupakan yang terbesar dan pertama kali terjadi di Sultra.

“Semangat kebersamaan dan rasa kekeluargaan ini menjadi sangat penting untuk menumbuhkan sikap saling kasih- mengasihi, saling menjaga satu sama lain, sehingganya dapat terwujud kedamaian untuk senantiasa hidup berdampingan,” terangnya dihadapan ratusan warga binaan.

Selain itu, lanjut Silvester, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk membentuk karakter kemanusiaan terhadap seluruh warga binaan selama berada di Rutan.

Namun, semua itu dapat tercapai dengan kerja ikhlas dan penuh tanggungjawab serta pelayanan maksimal.

“Kita sudah mendengarkan sendiri tadi secara langsung, bagaimana sejumlah warga binaan merasa nyaman dan mendapat pengayoman yang baik selama berada di Rutan ini,” kata dia.

Kendati demikian, Ia berharap, baik kepada KA Rutan, Petugas dan seluruh stakeholder agar dapat meningkatkan kegiatan kebersamaan tersebut dalam bingkai kekeluargaan guna terpeliharanya kedamaian dan ketentraman di dalam Rutan.

“Kami sangat berharap kegiatan ini terus intensif kerena ini dalam sentuhan hati yang dapat memberikan efek tersirat dalam perubahan perilaku warga binaan untuk saling bertegang rasa,” tandasnya.

Ditempat yang sama, KA Rutan kelas IIA Kendari, Iwan Mutmain menuturkan, kegiatan makan bersama tersebut bertujuan untuk menyatukan rasa, sehingga dapat terjalin sikap saling menjaga antara petugas dan warga binaan.

“Kebahagiaan kami ini bisa duduk makan bersama sambil melantai dengan warga binaan. Saya juga selalu menyampaikan baik kepada warga binaan maupun petugas untuk membangun ikatan emosional tersebut. Prinsipnya adalah bekerja dengan panggilan hati, sepenuh hati dan hati-hati.

Sementara itu, pihaknya juga selalu berupaya membentuk karakter sosial maupun keagamaan warga binaan selama berada di Rutan Kendari, sehingga outputnya tidak lagi melakukan perbuatan yang sama di masyarakat kelak.

“Kita harus ikut merasakan apa yang mereka alami sebab keberadaan mereka menjadi tanggungjawab kemanusiaan ini merupakan diamanahkan yang harus dilaksanakan dengan hati yang ikhlas” ungkap dia.

Ia juga berharap, kepada seluruh warga binaan untuk tetap menjaga keamanan, kebersihan dan ketertiban demi kebaikan bersama.

Selain itu, salah seorang warga binaan, Aliston mengaku, ia bersama warga binaan lainnya baru pertama kali merasakan makan bersama. Tentunya, perlakuan tersebut belum pernah ia alami sebelumnya, sehingga ia berharap kegiatan kebersamaan akan terus berlanjut.

“Saya pribadi tidak bisa melukiskan apa yang sedang kami alami dengan perlakuan dari KA Rutan dan seluruh petugas yang sudah menganggap kami seperti keluarga dengan tidak membedakan- bedakan,” pungkasnya.