Jaga Stabilitas Harga, Wakil Bupati Butur Gelar Operasi Pasar di Bulan Ramadhan

  • Whatsapp
Operasi Pasar
Wakil Bupati Butur, Ahali bersama Pj Sekda Butur Yuni Nurmalawati, saat gelar operasi pasar, Sabtu (17/4/2021) Foto. Shun Waode/metrokendari.id
hotel venus kendari

Buton Utara – Wakil Bupati Buton Utara (Butur) Ahali bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), melakukan operasi pasar di sejumlah tempat, Sabtu (17/4/2021).

Operasi pasar itu digelar untuk mengecek secara langsung harga bahan pokok yang ada dipasar. Selain itu, untuk memastikan harga kebutuhan bahan pokok tetap stabil di bulan Ramadhan.  Beberapa tempat itu yakni Pasar Sentral Mina-minanga, Bulog hingga beberapa kios  yang ada di Kecamatan Kulisusu.

Bacaan Lainnya

Ahali menyebut, operasi pasar itu merupakan kegiatan yang akan rutin dilaksanakan dalam setiap Ramdhan maupun jelang Idul Fitri.

“Kegiatan ini kita lakukan selama bulan puasa sampai lebaran Idul Fitri dan harga bahan pokok harus terpantau, sehingga masyarakat bisa berbelanja seperti biasa,” ujar Ahali saat ditemui awak media.

Dia juga memastikan dalam pemantauannya itu bahwa kondisi harga bahan pokok di pasar masih stabil. Selain itu, pihaknya akan menjamin stok kebutuhan bahan pokok masih cukup hingga lebaran nanti.

“Intinya memantau harga di pasar, jangan sampai ada spekulan (permainan harga), mendekati lebaran. Jadi tugas kami hari ini memantau. Saya kira harga tadi cukup bagus dan tidak akan kehabisan stok sampai lebaran,” kata Ahali.

Sementara itu, Pj Sekda Butur Yuni Nurmalawati menyebutkan TPID memiliki tugas untuk menjaga kestabilan harga dan stok ketersediaan bahan pokok di pasar.

“Jdi dalam Bulan Suci Ramadhan dan menghadapi lebaran kita harus memastikan bahwa semua stok dalam keadaan cukup, kemudian distribusi lancar dan harga relatif terjangkau,” ucap Yuni.

Ia berharap, adanya TPID mampu bekerja dengan baik dan bergerak cepat mencari solusi jika adanya potensi kenaikan harga maupun kelanggkaan stok pangan.

“Saya berharap, kegiatan tim pengendali inflasi daerah betul-betul melihat parameter apa yang mempengaruhi inflasi, sehingga Pemerintah Daerah mampu mengendalikan kenaikan harga,” tandasnya.