Isu Pemindahan Pedagang Kecil di Butur, Bupati : Tidak Benar

  • Whatsapp
Pemda Butur
Bupati Butur dan Wakil Bupati Butur, Ridwan Zakariah-Ahali
hotel venus kendari

Buton Utara – Pemerintah Daerah (Pemda), Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), membantah berita pemindahan pedagang kecil yang berada di Lapangan Rajajin dan Mina minanga, Kamis,(4/3/2021)

Seperti diberitakan salah satu media online yang mengatakan bahwa Bupati Buton Utara akan memindahkan pedagang kecil.

Bacaan Lainnya

Mendengar hal itu, Bupati Butur Ridwan Zakariah angkat bicara dan merasa bingung. Pasalnya selama ini ia tak pernah mengeluarkan pernyataan untuk memindahkan pedagang.

“Pindahkan dimana ? Siapa yang pernah mengeluarkan kata pemindahan pedagang ? Tidak ada, hanya kita mau tertibkan itu artinya mau diatur bagus, dikasih rapi supaya pengunjung merasa nyaman” Ujar Bupati Buton Utara, Ridwan Zakariah sat ditemui awak media diruang kerjanya.Kamis,(4/3/2021)

Ridwan Zakariah juga memahami kondisi ekonomi saat ini dan tempat pembangunan pedagang tersebut merupakan ruang terbuka untuk umum.

“Kita memaklumi kondisi ekonomi saat ini, kalau mau dipindahkan itu kita pindahkan dimana ? Kan kasihan seperti yang diberitakan kita mau pindahkan pedagang” Ujarnya

Ia juga menegaskan tidak ada pemindahan atau penggusuran pedagang kecil seperti yang diberitakan.

“Sekali lagi tidak ada pemindahan, kita hanya tertibkan seperti kita atur kebersihanya jangan buang sampah sembarangan, waktu penjualanya diatur dari jam berapa sampai jam berapa” Tutur Ridwan Zakariah

Hal senada juga di sampaikan Wakil Bupati Butur, Ahali menjelaskan bahwa yang diutamakan Pemerintah Daerah adalah masyarakat.

“Intinya begini kita tidak pernah mengeluarkan intruksi kepada siapapun untuk pemindahan pedagang, kita hanya wacana untuk perbaiki, ditata baik baik dan masyarakat tetap diutamakan” Ungkap Ahali

Mantan Kapolsek Kulisusu ini menyampaikan semua yang diwacanakan itu sesuai dan tidak menyalahi aturan yang ada.

“Kita berbicara ini berdasarkan aturan sesuai tata kota. Dan itu bukan untuk saat ini atau besok tetapi kami mewacanakan untuk kedepanya kitakan mau menata kota dan melihat kenyamanan kota, sekali lagi tidak ada penggusuran”Jelasnya

Laporan : Shun Waode