Ini Identitas Mahasiswa Tehnik UHO Korban Kecelakaan Maut di Bombana

  • Whatsapp
kecelakaan mahasiswa di Bombana
Mahasiswa korban menggunakan almamater dan seragam Tehnik UHO di salah satu perusahaan di Bombana sebelum alami kecelakaan, Senin (7/6/2021) Foto. Ist
hotel venus kendari

Kendari – Universitas Haluoleo (UHO) saat ini tengah diselimuti duka setelah 9 mahasiswanya mengalami kecelakaan maut saat akan KKN.

Peristiwa nahas itu terjadi di jalan poros Taman Nasiona Rawa Aopa, Desa Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (7/6/2021) sore.

Bacaan Lainnya

Lima orang mahasiswa dari fakultas Tehnik UHO meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan tersebut. 4 korban lainnya mengalami luka-luka, dua telah dirujuk ke rumah sakit Kendari dalam kondisi kritis.

Menurut Kasat Lantas Polres Bombana, AKP Muhammad Arifin Fajar mengatakan, kendaraan yang ditumpangi kesembilan mahasiswa itu mobil Avanza hitam DT 1536 TE.

“Mobil dikendarai oleh Rival Kahfi Gama (21) tahun, bergerak dari arah Tinanggea  menuju arah Kasipute dengan kecepatan tinggi tiba-tiba mengalami pecah ban belakang sebelah kiri sehingga mobil tersebut lepas kendali dan coba menghindari sepeda motor yg berada di depannya ke arah kanan jalan selanjutnya mobil menabrak pohon  yg berada di bahu jalan sebelah kanan sehingga terjadi kecelakaan,” ujar Fajar dalam keterangan yang diterima metrokendari.id

Baca Juga : Video: Mobil Rombongan Mahasiswa KKN UHO Kecelakaan di Bombana

Berikut identitas 9 mahasiswa UHO korban kecelakaan maut di Bombana :

Kondisi Meninggal Dunia :
1. Olaf Cahyadi (19) tahun, asal Desa Sarale, Kecamatan Kulisusu, Buton Utara
2. Sawaludin (19) tahun, Desa Kafoofoo, Kecamatan Kontukowuna, Muna
3. Riski Adrianus (20) tahun, Desa Wantulasi, Kecamatan Wakorumba Utara, Buton Utara
4. Indra taufik (20) tahun, Desa Laiba, Kecamatan Parigi, Muna
5. Arsyad Arifuddin (23) tahun, Desa Lede, Kabupaten Taliabo, Provinsi Maluku Utara

Baca Juga : Kronologi Kecelakaan Maut di Bombana, 5 Mahasiswa UHO Tewas, 2 Kritis

Korban Luka-luka :
1. Nirwan Paliki (21) tahun, asal Kelurahan Wua-wua, Kota Kendari
2. Zakaria Ramadhan (20) tahun, Desa Lindo, Keamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat
3. Dede Marwan (20) tahun, Kecamatan Wawonii Utara, Kabupaten Konkep
4. Rival Kahmi Gama (21) tahun, Desa Lampeapi Baru, Kecamatan Wawonii Tengah, Konkep