IMI Sultra Utus 2 Pembalap Motor Berlaga di PON Papua

  • Whatsapp
PON Papua
Ketua Harian Koni Sultra, Muhtar Syahrir (tengah)
hotel venus kendari

Kendari – Jelang Pekan Olah Raga Nasional (PON) di Papua pada Oktober mendatang, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) meloloskan 2 atlet pemula perorangan dan senior perorangan untuk jenis motor yang sama.

“Harusnya 3 orang sesuai dengan kualifikasi pra Pon tetapi karena hasil SPM meeting di Papua yang membatasi, sehingga kita hanya meloloskan 2 tetapi tanpa mengurangi semangat kita, kami akan tetap berusaha maksimal dengan target meraih medali sehingga dapat mengharumkan nama Sultra,” ujar Ketua Harian Koni Sultra, Muhtar Syahrir di Sekretariat IMI Sultra, Senin (26/4/2021).

Bacaan Lainnya

Muhtar Syahrir mengatakan jelang Pon tersebut pihaknya mengikuti agenda dari Koni Sultra sebagai induk organisasi untuk melakukan Pelatihan Daerah (Platda).

“Jadi, Koni sudah melakukan persiapan-persiapan kami di Cabor juga sangat mendukung mudah-mudahan dengan sisa beberapa bulan kedepan kita bisa lebih maksimalkan karena saingan kita hampir kurang lebih merata di Indonesia,” katanya.

Menurut Muhtar, meskipun demikian atlet di Sultra merupakan atlet potensial dan terbaik di Indonesia Timur.

“Kalau atlet sekarang posisi longlist di Koni. Jadi, atlet itu ada atlet yang permanen yang tetap utama bahkan ada atlet cadangan sehingga kemarin kita sudah daftarkan empat atlet dengan beberapa krusial.

Lebih lanjut dikatakan Muhtar, untuk Platda harus dilakukan secara terfokus akan tetapi kondisi daerah sarana dan prasarana yang tidak memadai khususnya di balap motor.

“Khususnya kita di balap motor itu kan sarana dan prasarana sirkuit tidak memadai sehingga kami berdasarkan diskusi dengan Kabid organisasi olah raga motor ada beberapa daerah nanti yang akan kita lakukan traning centernya nanti misalnya di Kolaka utara karena disana ada sirkuit permanen. Allhamdulilah kita sudah diskusi secara lisan kepada Korwil kita disana dan meneruskan ke Koni siap merespon tinggal kita lanjutkan secara administrative supaya kita bisa diterima dan fokus untuk tiga bulan ke depan,” tutupnya.