Gadis SMP di Kendari Diperkosa Ayah Tiri, Ibu Kandung Malah Kabur dengan Pelaku

  • Whatsapp
Anak SMP Diperkosa
Foto. Ilustrasi
hotel venus kendari

Kendari –¬†Nasib Bunga (nama samaran), gadis dibawah umur korban pemerkosaan yang tidak lain dilakukan oleh ayah tirinya sendiri, kondisinya kini memperihatinkan.

Kondisi korban saat ini semakin tertekan dan depresi akibat perbuatan keji sang ayah tirinya hingga membuatnya hamil 7 bulan.

Bacaan Lainnya

Saat dibawa ke kantor Polres Kendari untuk melapor, korban terlihat lebih banyak murung dan terkadang menggunakan bahasa tubuh sebagai isyarat ketika ditanya oleh orang sekitarnya.

Bunga diketahui diperkosa oleh ayah tirinya sejak masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar (SD). Korban tidak pernah sekalipun berani buka mulut dan memberi tahu orang sekitar terkait perlakuan keji yang dialaminya itu.

Bukan tanpa sebab, Bunga takut setiap hari kerap mendapat ancaman akan dibunuh oleh sang ayah tiri menggunakan pisau jika berani membuka mulut.

Namun jalan berkata lain, pertolongan itu datang dari bibinya sendiri yang juga masih bertetangga dengan korban. Kasus itu akhirnya terbongkar dan korban terbebas dari kurungan sang ayah tiri.

“Sekarang kondisi korban tertekan dan depresi karena musibah yang menimpanya. Tetapi kami dari Organisasi Jaringan Perempuan Pesisir Sultra (JPPST) akan mendampingi korban untuk mendapat perlindungan hukum,” ujar ketua JPPST, Mutmainna kepada metrokendari.id Kamis (8/4/2021).

Setelah korban berhasil diselamatkan oleh bibinya sendiri, ibu kandung dan pelaku justru memilih melarikan diri karena takut telah dilaporkan ke kantor Polisi.

Warga setempat pun geram mengetahui hal itu dan langsung menggelar ronda di rumah korban. Warga bertujuan untuk mengantisipasi jika tiba-tiba pelaku kembali ke rumah tersebut dan mengincar korban.

“Jadi warga setempat itu sampai ronda di rumah korban karena takut jangan sampai pelaku datang lagi lalu mengincar korban karena sudah ditahu kasusnya,” Mutmainna.

Kini kasus tersebut telah ditangni oleh aparat Polres Kendari untuk mengejar pelaku yang melakukan pemerkosaan terhadap korban anak dibawah umur.