Dulu Berantas Narkoba, Kini Irjen Teddy Minahasa Justru Malah Jadi Tersangka Narkoba

Irjen Teddy Minahasa
Dulu Berantas Narkoba, Kini Irjen Teddy Minahasa Justru Malah Jadi Tersangka Narkoba

METROKENDARI.ID – Irjen Teddy Minahasa kini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pengendalian narkoba jenis sabu. Sebelum menjadi tersangka, Irjen Teddy baru saja mengungkap kasus sabu terbesar di Sumatera Barat (Sumbar).

Dilansir dari detikNews, Sabtu (15/10/2022), Irjen Teddy pernah mengungkap peredaran 41,4 kg sabu di Kota Bukittinggi saat menjabat Kapolda Sumbar. Kasus tersebut merupakan salah satu pengungkapan terbesar sepanjang sejarah di Tanah Minang.

“Pengungkapan penyalahgunaan narkoba jenis sabu sebesar 41,4 kilogram ini adalah capaian terbesar dalam sejarah sejak berdirinya Polres Bukittinggi maupun Polda Sumatera Barat,” kata Teddy dalam keterangan pers di Mapolres Bukittinggi, Sabtu (21/5/2022).

Saat itu, polisi mengamankan delapan orang tersangka bersama barang bukti 41,4 kg sabu tersebut. Para tersangka masing-masing berinisial AH alias Adi (24), DF alias Ferdi (20), RP alias Baron (27), IS alias Wang (37), AR alias Arif (34), MF (25), AB alias Arif (29), dan NS alias Jaru (39).

Teddy kemudian menjelaskan pengungkapan kasus sabu terbesar sebelumnya dilakukan Polres Payakumbuh pada 2020. Kala itu terungkap sebanyak 7 kg sabu yang diamankan sebagai barang bukti.

“Tahun 2020 oleh Polres Payakumbuh. Saat itu ada 7 kilogram sabu yang kita amankan,” kata Teddy.

Irjen Teddy Tak Toleransi Anggota Pakai Narkoba

Teddy juga pernah menegaskan pemberantasan narkoba menjadi prioritas utamanya saat menjadi Kapolda Sumbar. Dia menyampaikan itu saat seorang perwira Polri berpangkat komisaris polisi (kompol) berinisial BA (49) ditangkap oleh Satresnarkoba Polresta Padang, Kamis (21/4/2022).

BA, yang bertugas di Direktorat Sabhara Polda Sumbar, ditangkap saat sedang berpesta sabu di salah hotel di Padang. Teddy menegaskan tak akan menoleransi setiap pelanggaran yang dilakukan anggotanya, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

“Saya sudah tegaskan dalam commander wish di awal saya menjabat sebagai Kapolda Sumbar tahun 2021, bahwa prioritas utama yang harus menjadi atensi adalah penyalahgunaan narkoba oleh anggota Polri,” kata Teddy dalam keterangannya, seperti dilansir detikSumut, Kamis (21/4/2022).