Dibuat Swadaya, Kelurahan Bende Optimis Ikut Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi

  • Whatsapp
Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi
Lurah Bende, Alimin (baju biru) bersama tim penilai lomba perpustakaan Provinsi Sultra, Kamis (10/6/2021) Foto. Isra Waode/metrokendari.id

Kendari – Tim Perpustakaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan penilaian terkait lomba perpustakaan tingkat provinsi yang diikuti oleh beberapa Kabupaten/Kota di Sultra.

Lomba perpustakaan itu turut di Ikuti oleh perpustakaan Kelurahan Bende yang mewakili Kota Kendari.

“Saya sangat gembira karena bisa menunjukan Kelurahan Bende. yang mana perpustakaannya meskipun kecil adalah milik kita sendiri. Jadi tidak pinjam-pinjam gedung untuk melakukan perlombaan,” ujar Lurah Bende, Alimin kepada awak media, Kamis (10/6/2021).

Lebih lanjut, Alimin mengatakan, perpustakaan itu tidak hanya bersifat sementara, akan tetapi dapat di pergunakan oleh anak-anak remaja mulai dari SD, SMP dan SMA untuk membaca buku di Kelurahan Bende.

“Dan harapannya ini berkelanjutan tinggal kita tunggu hasilnya. Namun pun kita tau bahwa di Kabupaten Bombana menurut informasi, mereka itu juara tingkat nasional. Tetapi kita tidak boleh pesimis meskipun mungkin kita belum bisa lampaui mereka paling tidak apa yang sudah kita laksanakan hari ini adalah awal dari motivasi kita untuk melanjutkan perpustakaan ini di kegiatan perpustakaan dimasa-masa yang akan datang,” katanya.

Menurut Alimin, dengan berperpustakaan dapat mencerdaskan anak-anak bangsa khususnya di Kelurahan Bende sehingga mereka bisa mengetahui segala hal karena semua ada di tempat tersebut.

Selain itu, Alimin menyebutkan, fasilitas perpustakaan Kelurahan Bende, yakni berupa fisik pojok baca, tempat-tempat ruang buku dan taman baca anak.

“Karena kita kelebihannya ada dua yah, disini ada pojok, ada taman baca dan diujung sana ada mushola. Jadi saya kira bisa dimanfaatkan oleh anak-anak kita yang berkunjung di Kelurahan Bende,” jelasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Ketua Juri lomba perpustakaan, Irwan Mulyadi mengatakan dari hasil peninjauan, perpustakaan Kelurahan Bende benar-benar serius mengikuti lomba perpustakaan.

Ia mengaku, lomba perpustakaan itu merupakan bagian dari pembinaan. Diantaranya, ada perpustakaan sekolah tingkat SMA untuk anak remaja, lomba bertutur untuk anak SD dan lomba perpustakaan tingkat desa/kelurahan untuk masyarakat.

Selain itu, Irwan menyebutkan, beberapa kabupaten yang mengikuti lomba perpustakaan itu, yakni Bombana, Wakatobi, Kolaka, Konawe dan Konawe Selatan (Konsel).

Penilaian lomba itu meliputi beberapa instrumen mulai dari sarana prasarana, SDM, dari segi koleksi, penunjang, juga program pemerintah untuk pementasan masalah stunting dan pementasan masalah masyarakat yang termarginalkan.

“Nah, bagaimana peran perpustakaan disitu. Karena perlu kami sampaikan babwa sekarang paradigma perpustakaan itu bukan hanya sebagai gudang buku seperti selama ini yang kita lihat, dimana masyarakat mendatangi tempat itu untuk bisa membaca buku sementara yang menjaga buku itu juga tinggal menunggu saja. Sekarang nggak, kita yang mengundang masyarakat untuk datang berkunjung,” terangnya.

Sehingga, agar masyarakat berkunjung di tempat tersebut diperlukan hal-hal menarik yang bisa ditunjukkan oleh perpustakaan itu agar masyarakat mendapat nilai lebih dari segi peningkatan pendapatan selain ilmu yang dimiliki.

Oleh nya itu, pihaknya berharap semoga dengan masuk di perpustakaan, dengan proses literasi yang ada masyarakat bisa mendapat ilmu dan bisa meningkatkan pendapatannya.