Cermin Toleransi, Pecalang Umat Hindu di Konawe Ikut Jaga Salat Id di Masjid

  • Whatsapp
Idul Fitri
Pecalang umat Hindu ikut bantu jaga pelaksanaan Shalat Id di Masjid Babussalam, Kecamatan Ambekairi, Konawe, Kamis (13/5/2021) Foto. metrokendari.id

Konawe – Lebaran Idul Fitri merupakan moment yang paling sangat dinantikan bagi umat Muslim untuk merayakan hari kemenangan.

Perayaan Idul Fitri juga nampaknya dinantikan oleh umat non Muslim lainnya, untuk menjalin tali silaturahmi.

Bacaan Lainnya

Keberagaman suku dan agama tidak menjadi penghalang untuk warga mempererat tali silahturahmi demi merawat toleransi.

Seperti sebuah tradisi yang ada di daerah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pecalang dari umat Hindu secara sukarela membantu aparat Kepolisian menjaga umat Muslim yang sedang melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri.

Apa Itu Pecalang ?

Sekedar diketahui, pecalang merupakan sebuah lembaga adat Bali yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran setiap ada upacara adat di Bali.

Secara umum tugas Pecalang seperti tugas polisi, mereka juga mengatur lalu lintas di areal kegiatan upacara keagamaan dengan berkoordinasi dengan polisi, mereka memiliki fungsi sama dalam menjaga keamanan masyarakat serta menyampaikan isu-isu Kamtibmas.

Mengenakan seragam adat khas Bali, para pecalang bersama aparat dari Kepolisian antusias melakukan pengamanan terhadap umat Muslim yang beribadah Salat Idul Fitri di Masjid Babussalam, Kecamatan Ambekairi, Kabupaten Konawe.

Wakil Ketua I DPRD Konawe, Kadek Rai Sudiani Winara
Wakil Ketua I DPRD Konawe, Kadek Rai Sudiani Winara, ikut memantau pengamanan Shalat Id

Pakaian Pecalang, biasanya dengan warna hitam atau bahkan warna putih namun saput (sarung) berwana kotak-kotak (hitam, putih) menjadi ciri khas utamanya.

Para pecalang dan Polisi yang ada di Masjid itu memastikan proses pelaksanaan ibadah Salat Idul Fitri berjalan aman tanpa gangguan.

Ini membuktikan kerukunan umat beragama di daerah Konawe sangat terjaga dengan baik, walaupun mayoritas Muslim, namun rasa toleransi dijunjung tinggi, tidak ada intimidasi, sehingga kebhinekaan tetap utuh.

Kadek Rai Sudiani Winara

Tidak hanya Pecalang, Wakil Ketua I DPRD Konawe, Kadek Rai Sudiani Winara, juga ada di Masjid Babussalam. Ia ikut memantau dan sekaligus mengkoordinir para Pecalang yang sedang mengamankan pelaksanaan Ibadah Salat Idul Fitri.

“Dalam pengamanan ini, bertujuan sebagai wujud rasa solidaritas antara umat beragama di daerah Konawe sebagai wujud rasa tenggang rasa dan saling menghargai umat beragama lain melaksanakan ibadah,” kata Kadek Rai kepada metrokendari.id

Srikandi Kader Partai Gerindra itu menambahkan, Untuk jumlah petugas pecalang yang dikerahkan dalam pegamanan salat Idul Fitri itu kurang lebih sebanyak sepuluh orang dan sepuluh orang pemuda-pemudi yang dilibatkan dari daerah itu.

Untuk tugas pecalang yang dikerahkan dalam shalat Idul Fitri itu hanya melakukan pemantauan wilayah, pengamanan parkir dan kelancaran berlalulintas.

“Upaya ini sebagai bentuk kepedulian kami yang ingin membantu kelancaran umat muslim melaksanakan ibadah salat Idul Fitri di Masjid Babussalam Kecamatan Ambekairi, Konawe,” kata Kadek Rai.

Dia berharap, toleransi antar umat beragama di Konawe tetap dirawat dan terjalin dengan baik.

“Saya mengharapkan, toleransi antarumat beragama ini dapat terus terjalin dengan baik di Konawe,” harap Kadek Rai.

Pemkot Kendari