Cegah Pernikahan Usia Dini, Pelajar SMP-SMA di Kendari Akan Dibina

  • Whatsapp
Pernikahan Usia Dini
BKKBN Kendari dan Kemenag tanda tangan MOU pencegahan pernikahan usia dini, Selasa (30/3/2021) Foto. Isra Waode/metrokendari.id
hotel venus kendari

Kendari – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kota Kendari menggelar kerja sama Mou dengan Kementerian Agama Kota Kendari dalam upaya mencegah stunting di Kota Kendari di aula BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (30/3/2021).

Plt Pengendalian Penduduk dan KB Kota Kendari, Rusnani mengatakan kerja sama yang dilakukan dengan Kementerian Agama adalah untuk memberikan nasehat kepada calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan sehingga dapat menghindari pernikahan dini.

Bacaan Lainnya

“Oleh nya itu, Kita tidak harapkan pernikahan yang dibawah umur, mudah-mudahan isu-isu stunting dan pernikahan dini ini kita bisa hindari, itu tujuan kita”, ujarnya.

Lebih lanjut Rusnani menjelaskan pihak nya melakukan pendataan dan pembinaan kepada remaja-remaja lewat sekolah-sekolah SMP dan SMA.

“Yang dinamakan pusat infomasi konseling remaja yang diadakan di sekolah-sekolah”, bebernya.

Sementara itu, di tempat yang sama Kepala Kemenag Kota Kendari, H Zainal Mustamin mengatakan pelajar SMP dan SMA akan diberikan bimbingan pra nikah terutama dari aspek kesehatan pencegahan stunting dan kesehatan reproduksi.

“Nanti kita kumpulkan mereka maka kita adakan pengajian milenial seperti pengajian majelis ta’lim bagi remaja. Nanti kita hadirkan dari BKKBN, komisi perlindungan anak, psikolog, dan BNN. Disamping kita isi pengajian-pengajian agama juga menyangkut kesehatan reproduksi. Sehingga waktunya lebih banyak untuk kita melakukan sosialisasi pada anak di usia yang rawan untuk melakukan pernikahan dini SMP dan SMA terkait dengan pergaulan senyap”, pungkasnya.

Laporan. Isra Waode