BP2MI-Universitas Mandala Waluya Kerja Sama Sosialisasi Program G to G

  • Whatsapp
Universitas Mandala Waluya
Sosialisasi BP2MI program G to G di Universitas Mandala Waluya Kendari, Selasa (12/10/2021) Foto. Yondris Puamalo/metrokendari.id

Kendari – Sebagai wujud kerjasama, Badan Pelindung Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI) menggelar Sosialisasi Program G TO G Perawat bekerja di Jerman yang dilaksanakan di Aula Lantai 2 Universitas Mandala Waluya Kendari, pada Selasa (12/10/2021).

Kepala UPT BP2MI Kendari, La Ode Askar mengatakan melalui kegiatan sosialisasi dapat memberikan informasi dan edukasi terhadap alumni perawat di Sultra.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini dapat membantu alumni perawat Universitas Mandala Waluya untuk bekerja di luar Negeri. ujarnya kepada pers usai kegiatan sosialisasi.

Selain itu, pihaknya juga akan berupaya berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Sultra dalam hal menjejaki Universitas Kesehatan disetiap wilayah di Sultra. Terkait informasi lanjut akan disebar melalui media sosial.

“Alhamdulillah saat ini kami sudah mengunjungi 6 Kabupaten di Sultra. Bahkan juga di beberapa Universitas di Kota kendari khususnya Universitas Mandala Waluya,” katanya.

Ditempat berbeda, Rektor Universitas Mandala Waluya Dr. Ratna Umi Nurlila menyambut baik program dari BP2MI yang merupakan wadah yang dapat mengakomodir keinginan dari alumni perawat sehingga bisa bekerja di Jerman.

“Untuk kerjasamanya masih sementara kami proses karena drafnya harus kami bahas bersama meskipun sudah ada pembicaraan terkait perihal itu.,”ujarnya kepada pers saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia juga berharap bahwa dengan adanya kerjasama tersebut dapat memberikan motivasi kepada alumni perawat sehingga dapat mengaktualisasikan ilmunya.

“Jadi program ini sangat produktif. Sehingga alumni perawat tidak pulang kampung untuk bekerja sebagai honorer,” terangnya.

Bahkan, lanjut Rektor, alumni dapat mengembangkan kompetensinya sehingga bisa berkiprah dan berkarya tidak hanya di Indonesia melainkan juga di Luar Negeri.

Sambung Kepala Lembaga Pengembangan Karir, Abdul Rahim Sya’ban menuturkan program GTO G dari BP2MI merupakan program berjangka panjang dengan melibatkan berapa Negera seperti Jepang, Korea Selatan dan Jerman.

“Sudah ada beberapa yang sudah bekerja seperti di Jepang dan hari ini dia hadir untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa,” katanya.

Untuk kuota penerimaan sebanyak 150 orang dan kini yang baru mendaftar yakni 26 orang. Kendati demikian, partisipasi dari sejumlah alumni terus meningkat.

“Sebenarnya program itu diperuntukkan kepada perawat se Indonesia dan kami sudah membangun komunikasi yang baik dengan BP2MI,” pungkasnya.

Pemkot Kendari