Bejat! Seorang Gadis ABG di Konsel Diperkosa Bergilir Hingga Pingsan

  • Whatsapp
Gadis Diperkosa
Foto. Ilustrasi

Konawe Selatan – Aksi kekerasan seksual terhadap perempuan kembali terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kali ini, kasus itu menimpa seorang gadis yang masih berstatus pelajar. Korban sebut saja Bunga, diperkosa oleh tiga orang pemuda secara bergilir di daerah Konawe Selatan (Konsel), Sultra.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Konsel, AKP Fitrayadi mengatakan, kasus kejahatan yang menimpa korban itu terjadi usai datang ke sebuah acara pesta di rumah warga.

“Awalnya korban pergi ke acara Lulo di sebuah pesta dijemput oleh seorang temannya berinisial AD. Saat pulang korban diantar diantar pulang oleh temannya. Tetapi bukan diantar pulang ke rumahnya, melainkan justru ke rumah orang lain teman dari AD. Ketika sudah sampai, ternyata disitu sudah ada dua orang pria yang sudah menunggu. Ketika itu korban langsung ditarik secara paksa dibawa ke semak-semak oleh kedua pria tadi temannya AD,” ujar Fitrayadi kepada metrokendari.id Senin (22/3/2021).

Lanjut Fitrayadi, AD ketika itu hendak menolong korban dan membawanya ke dalam rumah. Namun ternyata itu hanya modusnya saja, AD justru membawa korban ke dalam kamar dan dipaksa disetubuhi.

“Setelah AD ke luar kamar, dua orang pelaku lainnya yang diketahui berinisial ED dan FB, salah satunya justru ikut masuk ke dalam kamar menyetubuhi korban secara paksa dan bergantian. Korban tidak berdaya, karena diancam oleh para pelaku ancam akan dibunuh jika tidak mau memenuhi kemauan bejatnya itu. Sehingga korban tidak berani melawan dan dieksekusi oleh pelaku,” tuturnya.

Dia juga menceritakan, korban sempat pinsan usai disetubuhi paksa dan ketika hendak diantar pulang ke rumahnya oleh pelaku.

“Setelah kejadian itu, korban sempat jatuh pinsan saat akan diantar pulang oleh pelaku. Akhirnya korban tetap berada di rumah pelaku. Nanti besok subuhnya, saat korban sudah sadar baru diantar oleh pelaku pulang rumahnya,” kata Fitrayadi.

Polisi yang mendapat laporan korban, langsung lakukan pengejaran dan menyelidiki identitas para pelaku yang melakukan kejahatan seksual terhadap korban.

“Untuk para pelaku kita sudah ketahui identitasnya. Saat ini kita masih lakukan pengejaran terhadap para pelaku,” pungkasnnya.

Laporan. Wayan Sukanta

Pemkot Kendari