Bantah Napinya Terlibat Narkoba, Kepala Lapas Kendari: Pelaku Asal Sebut

Lapas Kendari
Kepala Lapas Kelas II A Kendari, Abdul Samad Dama (dok. metrokendari.id)

Kendari – Kepala Lapas Kelas II A Kendari, Abdul Samad Dama, membantah terkait ada salah satu warga binaanya yang ditangkap oleh Polisi terlibat dalam kasus peredaran narkoba.

Samad menyebut, pelaku berinisial TS (25) yang di tangkap Polisi pada beberapa waktu lalu di sekitar BTN Bumi Indah Permata Sari, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, bukan lagi warga binaanya.

“Terkait pemberitaan itu, setelah kami cek data narapidana di Lapas Kendari, nama Jarot tidak sedang menjalani pidana. Ada nama Jarot tapi sudah bebas tahun 2018 lalu. Pelaku yang kedapatan ini asal menyebutkan nama saja padahal tidak benar,” ujar Samad kepada awak media, Selasa (27/7/2021).

Dia menjelaskan, pihaknya merasa tidak mungkin warga binaanya ada yang masih bisa lolos terlibat dalam sindikat peredaran narkoba. Sebab, di Lapas Kendari pihaknya rutin melakukan razia ke ruang tahanan.

“Sementara kami setiap minggu melakukan penggeledahan kamar baik sore maupun malam hari dan kita lakukan mengecek. sekarang itu kadang-kadang para tersangka mengatakan bahwa barang itu diperoleh dari Lapas, pas dicek ternyata tidak ada,” ungkapnya.

Baca Juga :Polres Kendari Kembali Tangkap Pengedar Sabu dengan Barang Bukti 23,22 Gram

Bahkan lanjut Samad, untuk mengintai dan memutus komunikasi tahanan di Lapas, pihaknya telah melengkapi alat canggih bernama jammer (alat ut blokir signal) di setiap kamar blok tahanan Napi narkoba.