Balap Liar Usai Sahur, Belasan Remaja di Kendari Diangkut Polisi

  • Whatsapp
Balap Liar
Polisi amankan motor hasil razia balap liar di Kendari, Rabu (14/4/2021) Foto. metrokendari.id
hotel venus kendari

Kendari – Tim Satuan lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kendari kembali menertibkan aksi motor balap liar yang kerap meresahkan warga.

Aksi balapan itu dibubarkan Polisi di beberapa tempat di Kota Kendari, pada Rabu (14/4/2021) sekitar pukul 05.30 Wita.

Bacaan Lainnya

Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto mengatakan, sedikitnya 15 remaja yang diamankan oleh Polisi pada operasi razia tersebut.

“Kami mengacu pada bulan puasa sebelumnya, olehnya itu pagi tadi, saya memerintahkan Kabag Ops Polres Kendari bersama  tim dari Sat Lantas Polres Kendari melakukan patroli ke beberapa tempat melakukan  penertiban. Saat tiba di lokasi, beberapa kelompok remaja yang sedang  berkumpul itu langsung bubar melarikan diri karena mendengar sirine mobil patroli Polisi datang,” ujar Didik kepada metrokendari.id 

Didik menerangkan, belasan remaja yang diamankan itu motornya langsung diangkut dan dibawa ke Polres Kendari untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Pagi tadi kita lakukan patroli mobile dengan menyisir kebeberapa tempat. Ada 3 lokasi yang kita temukan sebagai tempat berkumpulnya kelompok remaja itu untuk balap liar. Terdiri dari, Jembatan Kuning  Lapulu, Kendari Beach dan di Jalan Made Sabara,” terangnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kendari, AKP Lesmana Pramuditya menambahkan, kegiatan patroli selama bulan Ramadhan akan terus ditingkatkan untuk menertibkan kegiatan jalanan ilegal.

“Patroli dan razia pelanggar lalu lintas selama bulan Ramadhan ini terus intens kita laksanakan. Hal itu bertujuan untuk menciptakan rasa situasi yang aman dan kondusif di Kota Kendari,” kata Lesmana.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat Kota Kendari untuk memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap anak-anaknya.

Hal itu bertujuan agar para remaja yang didominasi dari kalangan pelajar ini tidak lagi menggelar giat jalanan yang melanggar lalu lintas.

“Ini kalau dari yang kita amankan dan sebelum-sebelumnya juga kebanyak didominasi oloeh pelajar. Olehnya itu, peran orang tua juga dibutuhkan untuk memberikan pembinaan dan pengawasan yang ketat. Agar, tidak lagi terlibat dalam balap liar dan aksi pelanggaran lainnya,” tandasnya.