Akhir Pelarian DPO Narkoba Ditangkap di Teluk Kendari, ini Kisahnya

  • Whatsapp
tahanan narkoba
Sahid, DPO tahanan narkoba saat ditangkap tim Polda Sultra di perairan Teluk Kendari, Minggu (23/5/2021) siang

Kendari – Upaya dan kerja keras Kepolisian mengejar DPO tahanan kasus narkoba yang melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Polda Sultra akhirnya berbuah manis.

DPO narkoba yang diketahui bernama Sahid alias Said itu, tidak berkutik saat diringkus Polisi di sekitar perairan Teluk Kendari, pada Minggu (23/5/2021) siang.

Bacaan Lainnya

Pengejaran DPO Narkoba

Sebelum berhasil ditangkap, tim dari Direktorat Reserse Nakroba (Dit Res Narkoba) Polda Sultra harus menghabiskan waktu selama 11 hari.

Perkara itu tidaklah mudah, sebab DPO narkoba itu berpindah-pindah tempat untuk bersembunyi selama pelariannya dari aparat Kepolisian.

Informasi yang dihimpun metrokendari.id, ternyata tersangka mulai terdesak kesulitan untuk mendapat makan karena tidak memiliki biaya.

DPO narkoba itu pun mencari akal memutuskan mencari kerja dengan ikut kapal nelayan mencari ikan. Pekerjaan itu dia pilih berharap dapat uang untuk membeli makanan selama melarikan diri.

Tak hanya itu, pekerjaan itu dipilihnya juga ternyata bagian dari strategi agar tidak diketahui keberadaanya oleh Polisi.

“Sahid (tersangka) ini sudah mulai terdesak karena tidak punya untuk makan. Jadi selama kabur, dia pindah-pindah tempat minta makan sama teman-temannya. Dia ikut jadi ABK kapal ikan, berharap dapat gaji untuk beli makan. Selain itu dia merasa aman karena hari-hari ada di dalam kapal terus melaut,” tutur seorang anggota Polisi yang enggan disebutkan namanya kepada metrokendari.id

Kronologi Penangkapan DPO Narkoba

Namun upaya Polisi juga tidak bisa disepelekan, berkat kerja keras personel lapangan yang dipimpin langsung oleh Dir Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Muhammad Eka Faturahman.

Faturahman pun langsung bergerak bersama personelnya dari tim Dit Res Narkoba Polda Sultra dalam operasi penangkapan.

Keberadaan DPO narkoba itupun terlacak keberadaanya dan dipastikan sedang berada pada sebuah kapal nelayan yang sedang berlayar di perairan Teluk Kendari.

Kombes Pol Muhammad Eka Faturahman kemudian bergerak cepat berkoordinasi dengan Dit Polairud Polda Sultra untuk memakai speedboatnya mengejar kapal KM. Mantoangin tempat tersangka bersembunyi.

Kapal KM. Mantoangin itupun dikejar oleh tim Dit Res Narkoba Polda Sultra yang melaju dengan cepat berangkat dari pelabuhan Markas Dit Polairud Polda Sultra.

Akhirnya KM. Mantoangin pun berhasil dikejar dan memerintahkan kapten kapal itu berhenti ketika sedang berlayar keluar dari perairan Teluk Kendari.

Kapten kapal KM. Mantoangin tidak menaruh curiga saat dihentikan oleh speedboat Polisi ketika itu. Sebab menurut kapten kapal ia dihentikan karena ada pemeriksaan surat-surat kapal.

Si Kapten kapal KM. Mantoangin kaget bukan kepayang, ternyata kapalnya dihentikan Polisi bukan karena pemeriksaan surat-surat.

Ternyata, ada anak buahnya seorang DPO Polisi dalam kasus narkoba yang dia tidak ketahui sejak ikut bekerja di kapal ikannya.

Sahid, DPO tahanan narkoba itupun tidak berkutik saat diringkus oleh tim Dit Res Narkoba Polda Sultra yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Muhammad Eka Faturahman.

Tanpa banyak basa-basi, Polisi langsung memborgol kedua tangan Sahid dan dibawa ke speedboat milik Dit Polairud.

“Alhamdulillah DPO narkoba yang melarikan diri sudah berhasil kita tangkap. tersangka sudah kita bawa di Mapolda Sultra dan diserah terimakan langsung ke Dir Tahti,” ucap Kombes Pol Muhammad Eka Faturahman.

Diberitakan sebelumnya, Sahid yang merupakan seorang tahanan kasus narkoba kabur dari Rutan Pold Sultra pada 11 Mei 2021 sore.

Sahid kabur saat dikeluarkan di ruang tahanannya untuk keperluan pengembangan kasus oleh penyidik Dit Res Narkoba Polda Sultra.

Kondisi saat itu sedang ramai pembesuk untuk membawa makanan buka puasa untuk para tahanan, Sahid mendapat kesempatan pada saat petugas jaga lalai dan ia pun berhasil kabur.